Jeritan UMKM di Saat PSBB Jilid II

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penjual air galon yang pasrah dengan kondisi pandemi corona dikala PSBB jilid II. SP. Jem
Penjual air galon yang pasrah dengan kondisi pandemi corona dikala PSBB jilid II. SP. Jem

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo, Gresik) oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mulai hari ini Selasa (12/5/2020), nampaknya tak bisa diterima oleh sebagian besar pengusaha kecil menengah.

 Di sektor pedagang kecil, dampaknya sangat berat, seperti yang dialami pengusaha air isi ulang di kawasan Lidah Wetan, Adi Irawan, yang omsetnya menurun drastis.

Sebelum PSBB, sehari ia bisa melayani isi ulang hingga 150 galon lebih. Tetapi, sejak PSBB, sehari tidak sampai 50 galon.

“Warung kopi kan tutup semua. Pelanggan saya rata rata memang warkop. Sekarang nggak ada,” kata Adi. 

Ade juga mempertanyakan apakah dengan PSBB ada jaminan pandemi bisa selesai.

“PSBB 14 hari. Kalau dijamin berkurang nggak masalah, sebulan pun ndak papa. Kalau perlu lockdown. Tapi ini kan tidak. Corona-nya enggak bertambah, rejeki saya malahan yang berkurang. Mungkin oengusaha warung-warung juga merasakan hal yang sama,” kata Adi.

Jika PSBB ditambah 14 hari lagi, ia tidak tahu bagaimana lagi cara menghidupi keluarganya. Sebab, sampai hari ini ia tidak pernah mendapat bantuan sosial dari pemerintah.

PSBB juga mempersulit pengusaha menengah. Ketua Paguyuban Pedagang Buah wilayah Tanjung Sari, Surabaya, M Lukman, menyebut seharusnya untuk memperpanjang PSBB harus dipikirkan ulang. 

Selama masa PSBB, pedagang buah malah merugi. Sebab, barang yang keluar masuk, durasinya dibatasi dengan batas jam operasional. Padahal, lanjut Lukman, buah berpotensi busuk jika tidak cepat habis.

Dijelaskannya, bahwa PSBB akan efektif jika  pemerintah mampu menyediakan kebutuhan masyakat yang  paling dasar, yaitu bahan pokok. 

Sebab, jika kebutuhan masyarakat melalui jaring pengaman sosial ini belum efektif, maka PSPB tidak akan efektif.  

"Walapun PSBB dilakukan sampai Desember, tetap tidak akan merubah hasil yang efektif, kalau jaring pengaman sosial tidak berjalan sebagaimana mestinya," kata Handeran mengulang ulang. (Jem/dsy/sb) 

 

Tag :

Berita Terbaru

Rupiah Masih Bertengger Rp 18 Ribu, BI Tuding The Fed

Rupiah Masih Bertengger Rp 18 Ribu, BI Tuding The Fed

Selasa, 07 Jul 2026 21:35 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gejolak mata uang Garuda saat ini tak lepas dari kebijakan Bank Sentral AS, The Fed. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi…

TikTok Istilahkan Penataan Tenaga Kerja, Bukan PHK

TikTok Istilahkan Penataan Tenaga Kerja, Bukan PHK

Selasa, 07 Jul 2026 21:34 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mempertemukan perwakilan TikTok dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Pertemuan untuk…

China akan Hapus Keringanan Pajak Kendaraan Listrik

China akan Hapus Keringanan Pajak Kendaraan Listrik

Selasa, 07 Jul 2026 21:33 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dikutip dari CNEV Post, China akan menghapus keringanan pajak kendaraan untuk beberapa kendaraan energi baru (new energy…

13 Golongan Pelanggan Listrik Nonsubsidi Tidak Naik

13 Golongan Pelanggan Listrik Nonsubsidi Tidak Naik

Selasa, 07 Jul 2026 21:31 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari menegaskan, tarif listrik bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi…

Bahlil, Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Disepakati

Bahlil, Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Disepakati

Selasa, 07 Jul 2026 21:30 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan rencana ekspor listrik Indonesia ke Singapura masih…

Ketua DPC Partai Demokrat Se-Tapal Kuda Beri Syarat Calon Sekretaris DPD ke Emil Dardak

Ketua DPC Partai Demokrat Se-Tapal Kuda Beri Syarat Calon Sekretaris DPD ke Emil Dardak

Selasa, 07 Jul 2026 19:45 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, sejumlah nama kandidat Sekretaris makin mengerucut.…