104 Elf Antar Kepulangan Santri Sunan Drajat ke Kampung Halaman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kendaraan Elf berbaris sesuai dengan tujuan daerah yang dituju untuk mengangkut para santri PPSD menuju kampung halamannya.

FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN
Kendaraan Elf berbaris sesuai dengan tujuan daerah yang dituju untuk mengangkut para santri PPSD menuju kampung halamannya. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Setelah hampir kurang lebih 6-12 bulan konsentrasi menimba ilmu, akhirnya santri Pondok Pesantren Sunan Drajat, Banjaranyar Paciran Lamongan diperbolehkan pulang di tengah upaya memutus rantai penyebaran covid-19 pada Kamis (14/5/2020).

Kepulangan santri gelombang kedua dari berbagai daerah ini, diangkut 104 armada Elf dengan berbagai tujuan diantaranya 27 Kecamatan di Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan dan Jawa Tengah. Kepulanganya juga tetap menerapkan physical distanting, sosial distanting dan memakai masker hingga sampai ke kampung halamannya.

Bahkan sebelum naik ke kendaraan, kendaraan disemprot dengan menggunakan disinfektan. Ketua Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) Moh Hasan menyebutkan, pemulangan santri gelombang kedua ini adalah santri yang jenjang pendidikannya pada tingkatan Mts maupun SMPN yang masih duduk di kelas VII dan VIII.

Sedangkan santri yang kelas IX kata Hasan panggilan akrab ketua Pondok ini, sudah dipulangkan pada satu hari jelang ramadhan. "Yang pulang kampung gelombang kedua ini kelas VII dan VIII berjumlah sekitar 2.777 santri," terangnya.

Mereka diantarkan pulang, selain sudah cukup lama berdiam diri dan belajar di Pondok, pemulangan para santri ini juga karena jelanf Hari Raya Idul Fitri dan atas adanya kelonggaran Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah. "Ya kelonggaran PSBB menjadi salah satu pertimbangan kami memulangkan santri ke daerahnya masing-masing," tukasnya.

Sebelum para santri ini diperbolehkan pulang, mereka harus melalui tahapan pemeriksaan kesehatan di Klinik Kesehatan PPSD yang sudah mendapatkan ijin dari Dinas Kesehatan. "Setelah melalui rapid test baru surat keterangan sehat itu dikeluarkan dan dibawa santri untuk selanjutkan bisa ditunjukan ke Dinas Kesehatan di daerah masing-masing kalau dilakukan pemeriksaan lagi oleh Gugus Tugas," ungkapnya.

Dari hasil rapid test tersebut tambah Hasan tidak ada satupun santri PPSD yang dinyatakan positif. "Alhamdulillah semua santri dinyatakan negatif, dan mereka kita antarkan pulang hingga ke daerahnya masing-masing," jelasnya. 

Pengasuh Pesantren Sunan Drajat (PPSD) KH. Abd Ghofur meminta para santrinya ketika ada di rumahnya, untuk tetap menerapkan sosial distanting dan physical distanting untuk ikut membantu pemerintah memutus rantai penyebaran covid-19.

Selain itu, kiai kharismatik ini juga meminta kepada santrinya untuk terus belajar, dan memanfaatkan masa liburan ini untuk kegiatan yang produktif. "Lebih baik belajar di rumah dari pada nongkrong di warung atau tempat keramaian," imbuhnya.

Sementara itu dalam kesempatan pemulangan santri pada liburan Hari Raya Idul Fitri kali ini, terasa istimewa karena para petinggi alumni yang tergabung dalam Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (Pessandra) juga ikut hadir untuk melepas kepulangan santri.

Hadir dalam kesempatan itu, ketua Pessandra pusat Sulanam, wakil ketua H. Sholahuddin yang juga bakal calon bupati Lamongan, ketua Pessandra cabang Lamongan dan Gresik, dan sejumlah pengurus.

Dalam kesempatan itu, Sholahuddin atau Kaji Sholah berkesempatan secara simbolik memasangkan masker ke santri, sebelum melepas untuk kepulangan ke kampung halaman. "Semoga dalam perjalanan pulang kampung ini diberikan kelancaran dan keselamatan sehingga adik-adikku ini bisa ketemu dengan keluarganya," doa Kaji Sholah.jir

Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…