Jatim Penerima Kartu Pra Kerja Terbanyak Ketiga Se-Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo . SP/ADT

 
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo . SP/ADT  

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo mengatakatan bahwa penerima program Kartu Pra Kerja di Jawa Timur menempati posisi ketiga terbanyak se-Indonesia. Jawa Timur berada dibawah DKI Jakarta dan Jawa Barat.


"Menurut rekapitulasi data gelombang 1 dan 2, penerima Kartu Pra Kerja di Jawa Timur mencapai 42.012 KTP," ujar Himawan saat diwawancarai Surabaya Pagi pada Senin (18/5/2020).

Lebih lanjut, Himawan juga mengungkapkan penerima Kartu Pra Kerja di gelombang ketiga mencapai 21.349 KTP. Itu artinya total penerima hingga gelombang ketiga ini adalah 63.361 KTP. Atau setara dengan 12,5�ri total target penerima untuk Provinsi Jawa Timur yang berjumlah 503.281 KTP.

"Target tersebut bukan hanya untuk gelombang 1 sampai 3, tetapi sampai akhir gelombang. Maka jumlah penerima itu masih akan terus bertambah seiring dengan dibukanya gelombang-gelombang berikutnya," katanya.

Kadisnakertrans Jatim tersebut juga menambahkan bentuk pelatihan yang paling laris dipilih oleh penerima Kartu Pra Kerja adalah berupa pelatihan bisnis cepat, seperti membuat makanan dan minuman. Hal ini dikarenakan pada umumnya para penerima melihat peluang jangka pendek yang dapat dimanfaatkan ditengah kondisi sulit seperti saat ini.

Himawan juga menghimbau bahwa bagi pendaftar yang belum menerima Kartu Pra Kerja untuk mengupdate data diri di akun mereka masing-masing melalui website. Tidak lupa Himawan juga mengingatkan mereka untuk membaca lebih detail tentang syarat penerima Kartu Pra Kerja.

"Selain harus selalu update dan mengecek, ada baiknya mereka juga harus membaca lebih detail syarat penerima Kartu Pra Kerja itu sendiri. Jika mereka belum atau kurang memenuhi syarat untuk menerima, mereka bisa untuk mencari jaring pengaman sosial yang lain sesuai dengan kreteria yang mereka miliki. Sehingga tidak terlalu berharap dan njagakno Kartu Pra Kerja," tutup Himawan. Adt

 

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…