Lebaran Ketupat, Warga di Jombang Lepas Balon Udara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Balon udara raksasa saat di isi asap sebelum diterbangkan. (SP/M. Yusuf)
Balon udara raksasa saat di isi asap sebelum diterbangkan. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Masyarakat Jawa Timur merayakan tradisi lebaran ketupat. Tradisi tersebut dilakukan satu minggu setelah hari raya Idul Fitri. Dalam perayaan lebaran ketupat, masing-masing memiliki cara tersendiri.

Seperti halnya yang dilakukan oleh masyarakat Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Mereka merayakan lebaran ketupat dengan cara unik, yakni menerbangkan balon udara raksasa. Pada tahun ini, meski sedang dilanda pandemi Covid-19, namun tradisi menerbangkan balon raksasa tersebut tetap dilakukan.

Menurut mereka, hal ini juga sekaligus agar wabah Covid-19 lekas berakhir. Penggagas balon udara, Yusuf (35), mengatakan, meskipun telah dilarang, namun tradisi menerbangkan balon udara itu tetap dilakukan, karena dianggap sudah menjadi tradisi saat perayaan lebaran ketupat.

"Seusai menyantap ketupat di rumah masing-masing, warga kemudian berkumpul di lapangan desa. Mereka terlebih dahulu menyalakan petasan berondongan," katanya, kepada jurnalis, Minggu (31/5/2020).

Yusuf menjelaskan, setelah menyalakan petasan, baru kemudian menerbangkan balon udara buatan warga yang memiliki tinggi tujuh meter. Balon tersebut ada tiga macam yang disiapkan oleh masing-masing dusun.

"Ada tiga balon udara yang yang kita terbangkan. Diantara tiga balon itu, ada satu balon raksasa dengan ukuran tujuh meter. Untuk anggarannya, para remaja disini iuran," jelasnya. Dalam menrbangkan balon itu, masing-masing memiliki tugas. Setelah balon udara terisi penuh dengan asap bakaran dari kayu, maka balon udara diterbangkan. Saat menerbangkan balon, tentunya warga berdoa bersama. Salah satunya agar wabah Covid-19 cepat berakhir..

"Menerbangkan balon dibutuhkan lima orang. Satu orang mengisi asap dengan membakar pengapian, empat orang mengembangkan tali di empat sisi balon. Setelah terisi penuh baru kita terbangkan. Dan berdoa semoga pandemi Covid-19 cepat hilang di Indonesia," pungkasnya.suf

 

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…