Ibadah Haji Ditiadakan, Sebagian Jamaah malah Bersyukur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelayan toko menata pakaian perlengkapan haji di Toko Lawang Agung, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/6). Perlengkapan untuk menunaikan ibadah haji tersebut mulai dari pakaian, sajadah, oleh-oleh haji dalam melakukan perjalanan Umroh. SP/Patrik Cahyo
Pelayan toko menata pakaian perlengkapan haji di Toko Lawang Agung, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/6). Perlengkapan untuk menunaikan ibadah haji tersebut mulai dari pakaian, sajadah, oleh-oleh haji dalam melakukan perjalanan Umroh. SP/Patrik Cahyo

i

Dampak Ibadah Haji 2020 Dibatalkan

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kebijakan Pemerintah Indonesia untuk meniadakan ibadah haji pada tahun 2020 akibat pandemi Corona, otomatis berdampak pada pelaku usaha. Apalagi, pemerintah Arab Saudi belum memberi kepastian kapan akan membuka akses kembali bagi jamaah haji dari seluruh dunia.

 Agen Perjalanan Shafira Tour Travel dan Toko Perlengkapan Haji Lawang Agung di Kota Surabaya, mengakui kena imbas dari kebijakan ini.

Meski berat, CEO/Owner Shafira Tours Travel, H. Andi Alamsyah mengungkapkan, pihaknya menghormati keputusan pemerintah dan telah mempersiapkan kemungkinan terburuk. Salah satunya pembatalan haji  2020 ini.

"Kami menghormati dan memahami keputusan Pemerintah. Tentunya sudah melalui kajian yang sangat mendalam. Alasan keamanan dan keselamatan lebih utama bagi jamaah haji," ungkapnya, Kamis (4/6/2020).

Pihak Shafira Tour Travel juga telah memberikan penjelasan dan para calon jamaah haji bisa memahami dengan diberikannya opsi kemudahan untuk menarik kembali pelunasan yang telah dilakukan.

"Jamaah Haji kami juga telah kami berikan penjelasan jauh-jauh hari bahwa akan ada berbagai kemungkinan, yaitu tetap berangkat, kedua berangkat dengan berbagai syarat, dan penundaan. Alhamdulillah jamaah bisa memahami. Apalagi kita berikan opsi dan kemudahan jamaah bisa menarik pelunasan yang telah dilakukan," jelasnya.

 

Bersyukur Ditunda

Andi menuturkan bila ada calon jamah haji yang malah bersyukur dengan diundurnya ibadah haji tahun ini ke ibadah haji tahun depan. "Bahkan ada yang bersyukur jika ditunda. Namun mereka berharap 2021 pasti berangkat. Kami sampaikan bahwa secara teknis jamaah tunda 2020 akan dialihkan ke 2021 dan mereka tenang," lanjutnya.

Terpisah, Kepala Toko Lawang Agung Cabang Nyamplungan, Frida juga mengungkapkan bila peniadaan ibadah haji dan umroh juga berimbas pada penjualan di Lawang Agung.

"Peniadaan umroh dan haji di tahun ini memang banyak terimbas untuk Lawang Agung, tapi memang suasana pandemi seperti ini. Kita juga bismilah karena ada cobaan seperti ini. Karena kita sentralnya perlengkapan haji dan umroh,”ucapnya.

 

Omzet Menurun

Ia mengakui ada penurunan omzet akibat kebijakan ini.  “Memang sedikit berkurang untuk customer pembelian perlengkapan haji. Namun sekarang memang penjualan kami dibantu oleh pembelian kurma yang masih ramai," ungkapnya saat ditemui Surabaya Pagi di area Jl. Nyamplungan, Surabaya.

Frida mengakui bila dirinya dan customer lainnya memaklumi situasi dan kondisi yang tidak menentu akibat dari semakin meluasnya Virus Corona Disease.

Ia juga menjelaskan, bila hampir tidak ada yang menanyakan perlengkapan seperti baju iqro, namun masih terus menyediakan produk tersebut jikalau ada customer yang mencari.

"Kalau dari segi penjualannya memang belum banyak customer dan hampir tidak ada yang menanyakan perlengkapan seperti baju iqro. Kita tetap menyediakan produknya, bila ada customer yang bertanya dan mau membeli kami tetap pasarkan, tetapi memang untuk pasarnya dari perlengkapan haji dan umroh untuk saat ini masih belum seperti tahun kemarin" pungkasnya. byt/pat

Berita Terbaru

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…

Bupati Subandi Sidoarjo Sidak RTLH, Serta Beri Bantuan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Bupati Subandi Sidoarjo Sidak RTLH, Serta Beri Bantuan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Senin, 13 Apr 2026 14:56 WIB

Senin, 13 Apr 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, didampingi Dinas Sosial berkunjung ke Kecamatan Taman, untuk melihat secara langsung keberadaan warga …