Tak Terima Dituduh Menyerobot, Pria Tuban Bacok Tetangga Hingga Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dari Satreskrim Polres Tuban  melakukan oleh TKP kasus pembunuhan di desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.
Petugas dari Satreskrim Polres Tuban melakukan oleh TKP kasus pembunuhan di desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.

i

Dipicu patokan tanah bergeser, dua warga Tuban terlibat perkelahian. Bahkan salah satunya akhirnya tewas usai terkena luka bacok. Berikut laporan kontributor Surabaya Pagi Muhammad di Tuban,

Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Dusun Njamong, Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya seorang warga yang ditemukan dalam kondisi tewas bersimbah darah di samping rumah warga setempat.

Pria yang ditemukan dalam kondisi sudah tewas bersimbah darah itu diketahui bernama Hana Tjahaja Adji Djojo (68), seorang pedagang warga Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Korban tewas setelah beberapa kali dibacok oleh tetangganya sendiri yang diketahui bernama Mardam (68), yang tak lain adalah tetangganya korban itu sendiri.

Aksi berdarah itu dipicu karena pelaku diejek oleh korban Hana Tjahaj Andijo Djojo (68) alias Siho, yang tak lain tetangga pelaku. Selanjutnya, pelaku yang tidak terima langsung membacok korban hingga tewas.

Menurut Kapolsek Tambakrejo, Iptu Darmono, kejadian tragis itu bermula saat pelaku pulang dari aktivitas mencari rumput. Sesampainya di samping rumah Taman, salah satu warga, pelaku berpapasan dengan korban. Di saat itulah, pelaku diejek oleh korban hingga terjadi pertikaian.

"Korban menghina pelaku dan berkata 'Dapuranem opo wani karo aku' (Orang seperti kamu apa berani dengan saya?-red). Karena tak terima, pelaku membacok korban dengan sebilah sabit," kata Kapolsek.

Setelah terlibat aksi cekcok, korban memukul pelaku dengan sebuah kayu. Namun, pelaku mampu menangkisnya. Petama kali Mardam membacok Koh Han itu mengenai pada bagian belakang leher korban yang kemudian pelaku melanjutkan dengan membabibuta membacok korban itu.

Setelah korban tumbang, pelaku masih membacok korban beberapa kali, dan terakhir pelaku menancapkan sabit tersebut di bagian perut, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Pelaku membacok korban itu sebanyak 7 kali dengan mengenai leher, punggung, perut dan yang terakhir pelaku menancapkan sabitnya diperut korban. Setelah melakukan perbuatannya itu pelaku langsung menyerahkan diri di Polsek Tambakboyo,” lanjut Kapolsek Tambakboyo itu.

Sementara itu, setelah ada pelaku pembunuhan itu menyerahkan diri petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan identifikasi terhadap mayat pria tua itu.

Mayat korban pembunuhan itu sudah dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSUD Tuban. Sedangkan pelaku sudah di Polsek Tambakboyo untuk menjalani pemeriksaan.

"Pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Tambakboyo dengan membawa barang bukti sebilah sabit," pungkasnya.

Tag :

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…