Kiat Motor Ninja Tetap Greng Saat Pandemi Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komunitas Bold Riders dari All Variant Ninja Community Surabaya saat dalam sebuah kegiatan.SP/ist
Komunitas Bold Riders dari All Variant Ninja Community Surabaya saat dalam sebuah kegiatan.SP/ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pandemi COVID-19 dalam tiga bulan terakhir ini membuat intensitas penggunaan motor menjadi berkurang. Akibatnya, performa motor bisa menurun atau bahkan mengalami kerusakan mesin. Namun jangan khawatir, All Variant Ninja Community (AVNC) Surabaya punya tips agar mesin motor kembali greng saat digunakan lagi.

Andik Nuryanto, Sekretaris AVNC Surabaya menuturkan, masalah motor yang jarang digunakan sebagian besar adalah di pengapian. Voltase baterai atau accu akan turun tegangannya. Karena itu, jika motor memang tidak akan digunakan dalam waktu lama, sebaiknya kabel ke accu dilepas.

"Kondisi ideal accu adalah 11,4 hingga 12,5 volt. Jika tegangan di bawah 11 volt maka akan menyulitkan menghidupkan motor. Sebaiknya kabel ke accu dilepas dulu agar tegangannya tetap utuh saat motor akan dipakai lagi," tutur Andik di Surabaya, kemarin.

Terkait bahan bakar, Andik melanjutkan, pemilik motor bisa mengosongkan bensin atau justru mengisi penuh tangki motornya. Karena khusus untuk tangki motor injeksi terdapat sistem fuel pumpnya. Jika motor diisi penuh atau dikosongkan, kemungkinan terjadinya kerusakan pada fuel pump menjadik lebih kecil.

Aspek lain yang penting diperhatikan adalah rem motor. Menurut Andik yang juga bagian dari Bold Riders Surabaya ini, rem menggunakan mekanisme hidrolik. Sehingga jika motor terlalu lama tidak digunakan maka dikhawatirkan ada kotoran di piston kaliper yang akan menekan kampas remnya.

"Motor sekarang udah pake teknologi, jadi mesti lebih rajin merawat nya, termasuk rem yang bisa berisiko jika tidak diperhatikan betul," urainya.

Andik yang sudah bertahun-tahun jadi anggota Bold Riders menyarankan pemilik motor untuk selalu mengecek dan mengganti oli secara berkala. Oli yang mengendap terlalu lama akan mengurangi kualitas dari oli itu sendiri.

"Ganti oli idealnya dilakukan setiap 2.000 hingga 2.500 kilometer (KM). Filter oli juga harus dicek, atau jika lama tidak dipakai lebih baik diganti," imbuhnya.

Pria yang sudah puluhan tahun menekuni otak Atik motor ini juga mengingatkan pemilik motor untuk mengecek air radiator. Jika kondisi air berada di level low pada reservoir tank, maka perlu dilakukan pengisian. Sementara pengurasan air radiator sebaiknya dilakukan setiap 20.000 hingga 40.000 KM.

Bagi motor yang akan dipakai lagi setelah lama tak turun ke jalanan, sebaiknya juga diperiksa kondisi kick staternya. Sebelum kunci dinyalakan, ada baiknya kick stater dilakukan beberapa kali. Setelah itu, mesin bisa dihidupkan. "Jika motor lama tidak terpakai maka endapan oli ada di dasar mesin. Khawatirnya jika langsung distarter dan menyala maka mesin di bagian atas tidak ada pelumasnya.

"Kalau gak ada pelumasnya gesekannya bisa merusak mesin," kata Andik yang sudah lama tergabung di AVNC dan Bold Riders Surabaya. sb-01

Berita Terbaru

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …

Perkuat Layanan Terpadu Warga, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Lentera Lansia

Perkuat Layanan Terpadu Warga, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Lentera Lansia

Rabu, 29 Jul 2026 15:44 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga lanjut usia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi…