Update Covid di Gresik, Tambah 28 Kasus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi virus
Ilustrasi virus

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Satgas Covid-19 Gresik kembali melaporkan penambahan kasus virus corona di wilayahnya. Mereka yang terjangkit pada hari ini (25/6) mencapai 28 orang. Sehingga total warga Gresik yang terpapar menjadi 562 orang.

Selengkapnya daftar ke-28 pasien sesuai asal desa dan kecamatan:

Kecamatan Menganti 4 orang dari Desa Gempol Kurung 1, Desa Pengalangan 1, Desa Gading Watu 1, dan Desa Menganti 1.

Kecamatan Benjeng 2 orang dari Desa Karangan Kidul 1, dan Desa Jogodalu 1.

Kecamatan Cerme 2 orang dari Desa Cerme Kidul 1, dan Desa Pandu 1.

Kecamatan Kebomas 6 orang dari Kelurahan Sidomoro 2, Desa Karangkiring 1, Desa Kedanyang 1, Desa Randuagung 1 dan Kelurahan Kebomas 1.

Kecamatan Gresik 5 orang dari Kelurahan Tlogopojok 2 (1 meninggal), Kelurahan Lumpur 2, dan Kelurahan Karangturi 1.

Kecamatan Duduk Sampeyan 3 orang dari Desa Samirplapan 1, Desa Wadak Lor 1, dan Desa Petis Benem 1.

Kecamatan Driyorejo 1 orang dari Desa Sumput.

Kecamatan Manyar 5 orang dari Desa Peganden 1, Desa Suci 1, dan Desa Yosowilangon 3.

Tiga pasien yang meninggal pada hari ini, selain seorang yang sudah disebutkan di atas dari Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, dua lainnya berasal dari Desa Boteng, Kecamatan Menganti dan dari Desa Babaksari, Kecamatan Dukun.

"Dua pasien yang meninggal terakhir sudah diclare sebelumnya," ungkap Jurubicara Satgas Covid-19 drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab AM Reza Pahlevi dalam pers rilisnya, Kamis malam (25/6).

Dengan update ini maka total warga Gresik yang terpapar oleh virus asal Kota Wuhan, China sudah mencapai 562 orang.

Dari jumlah tersebut sebanyak 77 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 58 orang telah meninggal dunia. Dan sisanya sebanyak 427 orang kini dalam perawatan di beberapa rumah sakit. did

Tag :

Berita Terbaru

Musrenbang Kecamatan Magersari jadi Pembuka Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto 2027 di Tingkat Kecamatan

Musrenbang Kecamatan Magersari jadi Pembuka Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto 2027 di Tingkat Kecamatan

Senin, 23 Feb 2026 14:14 WIB

Senin, 23 Feb 2026 14:14 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai salah satu instrumen perencanaan pembangunan dengan pendekatan bottom …

Kunker di Mojokerto, Komisi IX DPR-RI Dukung Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan

Kunker di Mojokerto, Komisi IX DPR-RI Dukung Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 23 Feb 2026 14:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 14:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan (Bpjamsostek) Cabang Mojokerto gencar melaksanakan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan.  Salah s…

Gedung Baru 8 Lantai RSI Siti Aisyah Diprotes Warga, DPRD Akan Panggil Manajemen 

Gedung Baru 8 Lantai RSI Siti Aisyah Diprotes Warga, DPRD Akan Panggil Manajemen 

Senin, 23 Feb 2026 12:28 WIB

Senin, 23 Feb 2026 12:28 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Madiun- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun bakal memanggil manajemen RSI Siti Aisyah, dalam waktu dekat. Pemanggilan ini men…

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…