Janda Membusuk di Perumahan Alam Juanda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengenakan APD lengkap mengevakuasi jasad perempuan yang ditemukan meninggal di Desa Pepe, Perumahan Alam Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (1/7).

Foto: SP/Patrik Cahyo
Petugas mengenakan APD lengkap mengevakuasi jasad perempuan yang ditemukan meninggal di Desa Pepe, Perumahan Alam Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (1/7). Foto: SP/Patrik Cahyo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Penemuan mayat yang berjenis kelamin perempuan ditemukan dengan kondisi tubuh sudah membengkak serta ada bercak darah di area ruang tamu rumah blok BB No. 10 di Perumahan Alam Juanda, Desa Pepe, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (1/7/2020) membuat geger warga sekitar. Apalagi, jasad wanita yang tubuhnya telah membengkak tersebut diketahui bernama Irene Siska (43), seorang Manajer Regional, di perusahaan Susu Frisian Flag.

Perempuan 43 tahun tersebut diketahui tinggal sendirian di rumah yang dihuninya itu. Ia seorang janda dan tidak punya anak.

Kejadian tersebut diketahui saat adik korban yang bernama Adi Wicaksono mengatakan korban tidak bisa dihubungi selama 3 hari. "Ditelepon dan WA (WhatsApp) masuk, tapi tidak diangkat. Ternyata dia sudah meninggal dan ponselnya dalam posisi dicas," kata Adi Wicaksono di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, korban terakhir berkomunikasi dengan pihak keluarga pada Sabtu lalu. kemudian sejak minggu pagi korban sudah tidak memberikan respon saat di WA dan ditelepon. "Saya disuruh ngecek, kemudian Selasa malam tadi saya datang ke sini. Tapi mobilnya tidak ada di depan rumah. Saya kira sedang keluar, sehingga saya balik," ujarnya.

Tak hanya dari pihak keluarga saja yang penasaran dengan korban yang tidak memberikan respon sama sekali meski komunikasi aktif.

Pada Rabu siang, rekan korban dari perusahaan juga berusaha mencari korban. Namun saat didatangi  kondisi rumah kroban dalam keadaan terkunci. Dan tidak ada respon dari dalam rumah korban.

Setelah tidak ada jawaban dari pemilik rumah, sekitar pukul 10.30 WIB, pihak keluarga bersama petugas keamanan dan pihak kepolisian berusaha mendobrak rumah korban. “Saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia,” kata Slaafuddin, koordinator keamanan Perum Alam Juanda.

Kondisinya jasad korban sudah bau busuk dan tubuhnya membengkak di temukan berada di area ruang tamu. Dari hal itu, kemungkinan jasa korban sudah tergeletak selama 3 hari.

Dari pantauan Wartawan Surabaya Pagi rumah Blok BB No.10 sudah ada petugas dari Polsek Sedati yang melakukan pemeriksaan sekaligus olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) serta sudah terpasang garis pembatas police line.

Kanit Reskrim Polsek Sedati, Ipda Vebby Andis Ferdian, saat dikonfirmasi di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk dan bengkak. "Saat ditemukan kondisi mayatnya membusuk dan sudah bengkak sehingga kondisinya sulit dikenali," ungkapnya.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak menemukan bekas luka yang ada di tubuh korban, sehingga harus dilakukan proses autopsi.

Sementara jasad korban akan dilarikan ke RS. Bhayangkhara Porong untuk dilakukan otopsi

"Pihak keluarga sudah mengizinkan untuk dilakukan proses otopsi. Nanti akan diketahui hasilnya seperti apa," ucap Vebby.

Dia mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan penyidikan dengan memberikan sejumlah orang saksi terkait dengan penemuan mayat itu. "Dugaan awal, mayat itu meninggal sekitar tiga hari yang lalu. Kami juga mencari sejumlah barang bukti atas kasus ini," kata Vebby. pat

 

 

Berita Terbaru

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…