Diawasi Berlapis, Beras BPNT Widang Dinyatakan Layak Konsumsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengecekan komoditi beras BPNT oleh Forkopimka kecamata Widang, TKSK dan Sekretaris Paguyuban Agen.
Pengecekan komoditi beras BPNT oleh Forkopimka kecamata Widang, TKSK dan Sekretaris Paguyuban Agen.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk bulan Juli telah mulai disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Tuban. Salah salah satunya dilaksanakan di Kecamatan Widang, Tuban, Selasa (7/6/2020).

Sebelum disalurkan, Komoditi sembako, utamanya beras dilakukan pengecekan terlebih dulu terkait kualitas kelayakanya oleh Forkopimka Kecamatan Widang, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Paguyuban agen di kantor kecamatan setempat.

Setelahnya, baik Forkopimka Kecamatan Widang maupun semua pihak yang hadir menyatakan, beras dengan standar Medium yang akan disalurkan dalam kondisi layak konsumsi serta sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag).

"Beras yang akan disalurkan ke KPM kondisinya bagus dan layak dikonsumsi. Serta sesuai dengan standar beras Medium seperti yang tertuang di Permendag," terang Camat Widang, Sartono.

Bagi Sartono, pengecekan yang dilakukan tersebut merupakan bentuk pengawasan berlapis bagi penyalur beras komoditi BPNT atau yang disebut supplier sebelum diteruskan ke Agen hingga KPM.

Harapanya, agar bantuan yang diberikan ke warga untuk dimanfaatkan sebagai kebutuhan pangan sehari- hari itu, betul-betul terjaga kualitasnya serta layak konsumsi oleh semua KPM.

"Pengawasan berlapis ini untuk menjaga kualitas komiditi BPNT yang akan diberikan ke warga, agar terjamin kualitas dan kelayakanya," jelasnya.

TKSK setempat, Atmo, kepada Surabayapagi.com menjelaskan, untuk kecamatan widang sendiri, di bulan Juli ini, sebanyak 56,5 Ton beras disalurkan ke 3772 KPM yang tersebar di 16 desa seluruh Kecamatan Widang. Selain beras, juga ada komoditi BPNT lain yakni Telur ayam, Daging Ayam, Tahu dan Tempe.

Di kesempatan itu pula, ia menilai, jika penggunaan pengawasan berlapis saat droping hingga penyaluran ke KPM yang diterapkan saat ini sudah tepat. Hal itu demi menjaga mutu komoditi BPNT yang akan diberikan.

"Pengawasan berlapis bisa mendorong semua pihak menjaga kualitas komoditi," jabarnya.

Enggar Sigit Prasetyo, selaku Sekretaris Paguyuban Agen se Widang pun turut menyatakan, jika beras BPNT untuk bulan Juli yang barusan ia teliti, kualitasnya termasuk layak konsumsi dan bagus.

Pria asal desa Ngadipuro, Kecamatan Widang itu lalu bercerita, dalam beberapa bulan ia menjadi agen yang menangani sebanyak 285 KPM, ia belum sekalipun menemukan masalah mengenai komoditi BPNT yang disalurkan. Justru dalam banyak kesempatan, dirinya mendapati warga yang merasa senang sebab komoditi BPNT yang mereka terima varianya lebih banyak dari saat masih dalam bentuk program Raskin/ sembako dulu.

"Belum ada masalah mas, malah banyak yang senang," ungkapnya sambil sesekali menata letak topi hitam yang dipakainya.

Salah seorang KPM yang juga berasal dari desa Ngadipuro, Kecamatan Widang, Ita Kuswoyo (40) membenarkan apa yang telah disampaikan Sigit. Dalam tiap pengambilan Komoditi BPNT, Ita mengaku selalu mengambil di Toko Sekretaris Paguyuban Agen tersebut.

Selama beberapa kali pengambilan, Ita merasa tidak pernah ada masalah dengan Komiditi. Sebab, menurutnya, bantuan yang diterimanya memang layak dikonsumsi. Keluarganya pun tidak pernah komplain.

"Enak kok pak, bagiku ya bagus kualitasnya," tanda Ita. Her

Berita Terbaru

Maidi Bantah Perintah Fee Proyek, Thariq Bertahan Pada  Kesaksiannya 

Maidi Bantah Perintah Fee Proyek, Thariq Bertahan Pada  Kesaksiannya 

Minggu, 06 Sep 2026 07:07 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua keterangan yang saling berlawanan mewarnai sidang perkara dugaan korupsi dana CSR dan fee proyek Kota Madiun. Walikota Madiun N…

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…