Sorot Kekerasan di Daycare, Pakar UNAIR Ingatkan Dampak Trauma Anak dan Pentingnya Pengawasan Ketat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Dugaan kasus kekerasan dan penelantaran anak di tempat penitipan anak (daycare) kembali menjadi sorotan publik. Menanggapi hal tersebut, pakar psikologi dari Universitas Airlangga, Dr Ike Herdiana, menilai peristiwa ini berpotensi menimbulkan dampak serius bagi perkembangan anak maupun kondisi emosional orang tua.

Menurutnya, pada usia dini, anak berada dalam fase penting untuk membangun rasa aman melalui hubungan dengan pengasuh. Lingkungan penitipan yang seharusnya menjadi tempat aman justru dapat berubah menjadi sumber trauma jika terjadi kekerasan.

Ia menjelaskan, anak yang mengalami kekerasan berisiko mengalami gangguan psikologis, seperti ketidakpercayaan terhadap orang dewasa, kecemasan berlebih, hingga depresi di masa depan.

Orang tua, lanjutnya, perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, terutama karena sebagian besar korban masih berusia balita dan belum mampu mengungkapkan pengalaman mereka secara verbal.

“Perubahan seperti anak menjadi lebih rewel, murung, mudah frustrasi, mengalami gangguan tidur, atau kembali mengompol bisa menjadi tanda adanya tekanan psikologis,” ujarnya.

Selain berdampak pada anak, kasus ini juga dapat memunculkan rasa bersalah pada orang tua, khususnya ibu.

Namun, Dr Ike menegaskan bahwa keputusan menitipkan anak pada lembaga resmi merupakan langkah rasional, sehingga orang tua tidak seharusnya menyalahkan diri sendiri.

Dalam proses pemulihan, ia menyarankan agar orang tua menghadirkan lingkungan rumah yang aman dan stabil, serta menyediakan waktu berkualitas untuk anak.

Jika diperlukan, pendampingan profesional seperti terapi bermain (play therapy) dapat membantu pemulihan trauma.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa perlindungan anak memerlukan pengawasan dari berbagai pihak, tidak hanya orang tua tetapi juga masyarakat dan pemerintah.

Partisipasi masyarakat dalam mengawasi lingkungan sekitar dinilai penting untuk mencegah terjadinya praktik pengasuhan yang tidak sesuai.

Sebagai langkah pencegahan, ia mendorong adanya evaluasi ketat terhadap penyedia layanan daycare, termasuk standar sumber daya manusia, sistem pengawasan, serta mekanisme pelaporan yang mudah diakses.

Pemerintah juga diharapkan memperkuat regulasi melalui standardisasi nasional dan audit berkala terhadap perizinan, guna memastikan keamanan anak di fasilitas penitipan benar-benar terjamin.

Berita Terbaru

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Sa…