Nelayan di Lumajang Hilang Tersapu Ombak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi dan beberapa warga mencoba melakukan pencarian di sekitar bibir pantai. SP/Lim
Polisi dan beberapa warga mencoba melakukan pencarian di sekitar bibir pantai. SP/Lim

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Nahas menimpa Jumingan (50), seorang nelayan asal Dusun Dampar, Desa Bades, Kecamatan Pasirian.

Perahu jukung yang dikendarainya bersama Sapari (30) menantunya untuk mencari ikan tersapu gelombang laut dan terguling.

Akibatnya, keberadaan Jumingan hingga saat ini masih belum diketemukan, sementara Sapari bisa terselamatkan.

Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada dini hari, saat korban dan menantunya berniat berangkat melaut dengan mengendarai jakung miliknya. Tak lama usai jakung miliknya berlayar, ombak laut semakin membesar.

Mendapati hal itu, Sebagian nelayan memilih balik arah dan mengurungkan niatnya untuk mencari ikan. Sementara korban dan menantunya yang posisi jakungnya telah berada di tengah laut terombang-ambing ombak laut yang besar sembari mencoba menepi kembali.

“Pada saat itu, perahu korban dihantam ombak besar kemudian terbalik. Tetapi keduanya berusaha menyelamatkan diri dengan terus memegangi perahu agar tidak tenggelam,” terang Bunadi (55), salah satu nelayan teman korban.

Saat mereka hampir mendekati bibir pantai (kurang lebih 100 meter), keduanya berusaha menepi dengan berenang sambil melambai minta tolong kepada nelayan lain. Korban sapari berhasil diselamatkan, sementara Jumingan hilang tersapu ombak.

Mengetahui jumingan hilang tersapu ombak, salah satu nelayan langsung melaporkan kejadian itu ke kepala desa setempat yang dilanjutkan ke Mapolsek Pasirian. Mendapat laporan, petugas dari Polsek Pasirian dibantu anggota Koramil dan BPBD melakukan pencarian terhadap korban.

“Untuk korban yang selamat sudah kami evakuasi ke rumahnya. Sedangkan untuk korban yang hilang, hingga siang ini masih belum diketemukan. Kami bersama tim gabungan berusaha mencari jasad korban dengan menyisir bibir pantai hingga puluhan kilometer belum kami temukan,” terang Kapolsek Pasirian, Iptu Agus Sugiarto. (Lim)

Berita Terbaru

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Mantan Ketua Dewan Mangkir 

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:24 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo…

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

IDI Jember Sebut Telemedicine Homecare Mampu Memangkas Jarak dan Membantu Ke Keputusan Awal Pemeriksaan

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jember memberikan tanggapan terkait implementasi program pelayanan Homecare bagi masyarakat. O…

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Jatim Desak Pemerintah Berikan Trauma Healing bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta pemerintah pusat dan Pemprov Jatim memberikan layanan trauma healing sebagai bagian p…

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Pelaku Penyerobotan Ruko di Ngagel

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Buntut dugaan aksi premanisme yang viral di media sosial terkait penyerobotan Ruko di Jalan Krukah Utara Ngagelrejo Kec. Wonokromo…

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dinilai melanggar kode etik aparatur sipil negara (ASN), Paguyuban Pedagang Pasar se-Kota Madiun mengadukan Kepala Bagian Hukum P…

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo, Kerugian Negara Capai Rp 3,6 Miliar, Tersangka Diduga Terima Fee 30 Persen

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi penyimpangan tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026 t…