Mas Dhito Perhatikan Kondisi PKL SLG di Masa Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mas Ditho (kiri) bercengkerama bersama perwakilan PKL SLG Kabupaten Kediri, Sabtu (11/7/2020) malam.
Mas Ditho (kiri) bercengkerama bersama perwakilan PKL SLG Kabupaten Kediri, Sabtu (11/7/2020) malam.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dampak Covid-19 sudah dirasakan bagi masyarakat tak lain para pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Kediri. Kondisi tersebut membuat perhatian serius bagi Haninditho Himawan Pramana yang maju menjadi Calon Bupati Kediri periode 2020-2024. 
 
Mas Ditho, sapaan akrab putra Menteri Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung ini mengaku, selama masa pandemi Covid-19, pendapatan PKL di Kabupaten Kediri sangat menurun drastis. 
 
"Kondisi PKL saat ini sangat memprihatinkan. Selama pandemi, pendapatan mereka menurun. Hal ini seharusnya menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemerintah Daerah," ujarnya saat mengunjungi paguyuban PKL di Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Sabtu (11/7/2020) malam.
 
Mas Ditho mengatakan, pemerintah seharusnya segera mencarikan solusi bagi pedagang kaki lima untuk mengatasi masa pandemi saat ini. Menurutnya, meski ada imbauan jaga jarak dari pemerintah, pedagang harus tetap bisa beraktivitas untuk menggerakkan perekonomian.
 
"Meski kondisi seperti ini, harusnya tetap dicarikan solusi agar PKL ini tetap bisa berjualan dengan wajib mengutamakan protokol kesehatan. Karena hal ini menyangkut roda perekonomian masyarakat kecil," jelasnya.
 
Dalam pertemuannya di salah satu anggota paguyuban PKL SLG Kabupaten Kediri, Mas Ditho banyak mendapat masukan. Salah satunya permintaan relokasi pedagang saat lokasi SLG ditutup sementara karena Covid-19. 
 
"Mereka sudah kebingungan bagaimana cara untuk menyambung hidup. Intiny mereka ini ingin ada relokasi. Sebenarnya hal itu bisa dilakukan, contohnya seperti Sidoarjo meski Zona Hitam buktinya para PKL sudah bisa beraktivitas kembali dengan tetap mengutamakan protokol Covid-19," tandasnya.
 
Selain itu, masalah PKL di Kediri menjadi perhatian serius bagi pria yang maju melalui PDIP ini. Pasalnya, dengan adanya pembangunan Bandara di Kediri maka nasib PKL harus diperhatikan. Ia mengaku jika dikehendaki masyarakat untuk memimpin Kediri, dirinya akan membuat terobosan bagi PKL seperti rumah PKL di lokasi Bandara.
 
"Kediri ini cepat atau lambat akan menjadi mercusuar pariwisata. Setelah ada Bandara, Kediri akan banyak pariwisata yang dibangun. Maka dari itu, PKL di Kediri harus menjadi perhatian serius bagi kita semua. Nanti PKL harus ditata dengan rapi dan menarik. Artinya harus ada tempat khusus di setiap wisata maupun di lokasi Bandara, atau mungkin kedepan bisa dinamakan rumah PKL. Sehingga roda perekonomian mereka bisa terangkat," tegasnya. 
 
Hanindhito Himawan Pramana resmi mendapat surat rekomendasi PDIP untuk maju Bupati Kediri 2020. Dia berpasangan dengan Ketua Fatayat NU, Dewi Maria Ulfa.
 
Mas Dhito memulai agenda turun ke bawah (turba) untuk menyerap aspirasi masyarakat. Mas Ditho menyambangi paguyuban PKL SLG dan bersilaturahmi dengan para komunitas motor di monumen SLG Kabupaten Kediri. Usai bercengkerama dengan komunitas motor, Mas Ditho juga menikmati kopi angkringan 45 di Utara monumen SLG. Dalam acara ini ia didampingi langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodik Purwanto yang juga menjadi Sekretaris DPC PDI Kabupaten Kediri. Can

Berita Terbaru

Lewat Penguasaan Bahasa Asing, Pemkab Lumajang Dorong SDM Mampu Hadapi Persaingan Global

Lewat Penguasaan Bahasa Asing, Pemkab Lumajang Dorong SDM Mampu Hadapi Persaingan Global

Senin, 27 Apr 2026 12:52 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat fenomena dimana penguasaan bahasa asing kian menjanjikan dalam berbagai aspek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Diduga Pelaku Curi Banner Spanduk Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Diduga Pelaku Curi Banner Spanduk Berhasil Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Senin, 27 Apr 2026 12:49 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - 4 pelaku di duga melakukan pencurian Bener (Spanduk ) di amankan Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, setelah menerima laporan Haryono 56…

Ratusan Siswa Ikuti Giat PT KAI Daop 7 Madiun, Tanamkan Budaya Transportasi Aman dan Nyaman

Ratusan Siswa Ikuti Giat PT KAI Daop 7 Madiun, Tanamkan Budaya Transportasi Aman dan Nyaman

Senin, 27 Apr 2026 12:46 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Stasiun Madiun dan beberapa stasiun di wilayah kerja Daop 7 Madiun, mendadak riuh dengan keceriaan ratusan siswa yang antusias…

Dukung Target LTT Jatim, Pemkab Banyuwangi Gelar Percepat Tanam Padi 672 Hektare

Dukung Target LTT Jatim, Pemkab Banyuwangi Gelar Percepat Tanam Padi 672 Hektare

Senin, 27 Apr 2026 12:36 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya mendukung target Luas Tambah Tanam (LTT) Jawa Timur (Jatim) sekaligus antisipasi potensi musim kemarau berdasarkan…

Pemkab Ngawi Kirim RDF ke Pabrik, Targetkan Pangkas 75 Persen Volume Limbah Sampah

Pemkab Ngawi Kirim RDF ke Pabrik, Targetkan Pangkas 75 Persen Volume Limbah Sampah

Senin, 27 Apr 2026 12:28 WIB

Senin, 27 Apr 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya mengurangi volume sampah dan limbah, Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan pengiriman RDF (Refuse Derived Fuel) untuk…

Berdaya Tampung 1.877 Jemaah, Masjid An Nahdla Jadi Ikon ‘Religious Tourism’ di Bojonegoro

Berdaya Tampung 1.877 Jemaah, Masjid An Nahdla Jadi Ikon ‘Religious Tourism’ di Bojonegoro

Senin, 27 Apr 2026 11:58 WIB

Senin, 27 Apr 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Keberadaan Masjid An Nahdla kini menjadi ‘Religious Tourism’ atau wisata religi yang menarik banyak kunjungan wisatawan lantaran …