Edarkan Ribuan Pil, Jaringan Lapas Madiun Dihukum 1 Tahun 6 Bulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang agenda pembacaan tuntutan sekaligus vonis yang digelar secara online di PN Surabaya, Selasa (14/7/2020). SP/budi
Sidang agenda pembacaan tuntutan sekaligus vonis yang digelar secara online di PN Surabaya, Selasa (14/7/2020). SP/budi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun enam bulan pada Rofik Haryanto alias Topek Bin Muniyanto, terdakwa kasus kepemilikan ribuan pil koplo. Rofik dinyatakan terbukti sebagai pengedar pil koplo jaringan Lapas Madiun.

Dalam vonis hakim disebutkan terdakwa Rofik Haryanto secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standart dan atau persyaratan keamanaan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) yang melanggar Pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan sebagaimana yang kami dakwakan dalam dakwaan Kedua.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anggraini dari Kejaksaan Negeri Surabaya yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama dua tahun.

Usia mendengarkan tuntutan dari JPU, majelis hakim akhirnya menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 1 tahun 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp1 Milyar.

"Apabila tidak dibayar diganti dengan 1 bulan kurungan," kata ketua majelis hakim di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (14/7/2020).

Atas vonis tersebut terdakwa mengaku menerima. "Terima Pak hakim," kata terdakwa saat ditanya hakim.

Hal senada juga dinyatakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurhayati selaku jaksa pengganti dari Anggraini.

Untuk diketahui, terdakwa Rofik Haryanto ditangkap tanggal 28 Januari 2020 di Jl. Pulo Tegalsari 7 / No. 30 Surabaya oleh petugas kepolisian dari Polsek Jambangan Surabaya.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 20 bungkus plastik masing masing berisikan 1000 butir pol Double L, 1 klip plastik berisikan 10 butir Pil Double L , 12 bungkus plastik klip kosong, ditemukan di dalam kamar terdakwa tepatnya berada di pojokan tempat tidur terdakwa dan 1 buah HP merk OPO A 9 warna hijau Dan menurut pengakuan terdakwa 20.000 butir Pil Double L tersebut milik terdakwa yang hendak dijual kepada teman temannya yang membutuhkan.

Terdakwa Rofik Haryanto juga mengaku dapat barang tersebut dengan cara membeli pada Ipin (napi di Lapas Madiun) dengan cara terdakwa menghubungi Ipin untuk dikirimi Pil Double L kemudian melalui kurir yang disuruh Ipin dikirim secara ranjau (barang ditaruh oleh kurir disuatu tempat) didaerah Pasar Gresikan Kapas Krampung Surabaya dimana membelinya per 1000 butir/ 1 botol sehargai Rp650 ribu dan terdakwa mendapatkan kiriman sebanyak 24.000 butir Pil Doubel L untuk terdakwa jualkan.

Bahwa selanjutnya 4.000 butir Pil Double L sudah laku terjual sedangkan sisa sebanyak 20.010 butir Pil Dobel L belum sempat terjual yang selanjutnya disita oleh petugas Kepolisian untuk dijadikan barang bukti. nbd

Berita Terbaru

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memperkuat langkah pengendalian…

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyikapi viralnya kemunculan banyak populasi ikan sapu-sapu di berbagai daerah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui…

Kandang Ayam di Blitar Ludes Terbakar, Korban Alami Kerugian Ratusan Juta

Kandang Ayam di Blitar Ludes Terbakar, Korban Alami Kerugian Ratusan Juta

Selasa, 21 Apr 2026 13:33 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kembali terjadi kebakaran kandang ayam, kali ini terjadi di desa Kedawung Kec.Ngkegok Kab.Blitar, Senin (20/04/2026), pada pukul…

Lewat Ikawangi, Bupati Ipuk Komitmen Dorong Penguatan Ekonomi hingga Investasi

Lewat Ikawangi, Bupati Ipuk Komitmen Dorong Penguatan Ekonomi hingga Investasi

Selasa, 21 Apr 2026 13:29 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali mengajak warga Banyuwangi di luar daerah memperkuat jaringan sebagai agen promosi…

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Viral! Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan, BPBD Ingatkan Masih di Level Siaga

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, muncul fenomena unik dan cantik di Lumajang, Jawa Timur dengan adanya penampakan Gunung Semeru tampak bertopi awan…

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Musim Haji, Warga Probolinggo Gelar Tradisi ‘Ngater Kajien’ Pakai Perahu Hias

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Memasuki musim Haji 2026, sebanyak tatusan warga Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo memadati Pelabuhan Tanjung Tembaga,…