1.400 Rakyat Indonesia jadi 'Kelinci' Percobaan Vaksin Corona China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gambar visual by SP
Gambar visual by SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sebanyak 1.400 rakyat Indonesia akan dilibatkan dalam uji klinis vaksin corona buat Sinovac dari China. Mereka yang oleh pemerintahan Jokowi dinamai relawan akan menjalani uji klinis tahap III. Uji klinis ini dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero).

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, uji klinis vaksin COVID-19, dijadwalkan akan berjalan selama enam bulan sehingga ditargetkan akan selesai pada bulan Januari 2021 mendatang. Jika lancar, maka Bio Farma akan memproduksi pada kuartal I 2020.

"Apabila uji klinis vaksin COVID-19 tahap 3 lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada Q1 2021 mendatang, dan kami sudah menyiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma, dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis," ujar Honesti dalam keterangan tertulis, Senin (20/7/2020). Honesti mengakui, Vaksin dari China ini sudah sampai di Indonesia hari Minggu.

 

Termahal Rp 146 ribu

Corporate secretary Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan sampai sekarang belum ada harga pasti dari vaksin.

"Kalau harga pastinya belum ada," ungkap Bambang di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Hanya saja per dosisnya harga yang kemungkinan dipatok sekitar US$ 5-10. Kalau dirupiahkan dengan kurs Rp 14.600, maka kemungkinan harga vaksin Corona ini berkisar Rp 73.000 hingga Rp 146.000. "Itu baru range estimasi harga per dosisnya US$ 5-10," kata Bambang.

 

Komersialisasi Vaksin

Melansir website resminya, Selasa (21/7/2020), Sinovac Biotech Ltd adalah perusahaan biofarmasi yang berbasis di China. Perusahaan ini berfokus pada penelitian, pengembangan, pembuatan, dan komersialisasi vaksin bagi penyakit menular manusia.

Perusahaan ini mengaku memiliki sederet portofolio pembuatan vaksin. Mulai dari vaksin untuk hepatitis A dan B, influenza musiman, pandemi influenza H5N1 (flu burung), influenza H1N1 (flu babi), gondong/gondok dan rabies anjing.

Pada tahun 2009, Sinovac adalah perusahaan pertama di dunia yang menerima persetujuan untuk vaksin influenza H1N1-nya. Perusahaan memasok kebutuhan vaksin tersebut untuk pemerintah Tiongkok. Perusahaan juga merupakan satu-satunya pemasok vaksin pandemi influenza H5N1 untuk program pemerintah China.

Sinovac mengaku telah mengajukan permohonan obat baru ke China Food & Drug Administration untuk vaksin enterovirus 71 miliknya. Vaksin itu diklaim mencegah penyakit yang menimpa tangan, kaki dan mulut pada bayi dan anak-anak selama uji coba tahap III.  erc/jk

Berita Terbaru

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Konsultan Senior Jantung Anak Merasa Keputusan Mutasinya Dilandasi 'abuse of power'      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me…