Dirasa Zona Hijau, Dindik Surabaya Lakukan Simulasi Tatap Muka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana simulasi pembelajaran tatap muka si SMPN 3 Surabaya. SP/BYT
Suasana simulasi pembelajaran tatap muka si SMPN 3 Surabaya. SP/BYT

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hari ini dimulai simulasi pada 21 sekolah menengah pertama negeru dan swasta di Surabaya. Simulasi tatap muka ini dilakukan dan dipantau langsung oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Seperti salah satu SMPN Negeri di pusat kota Surabaya, SMPN 3 Surabaya melakukan simulasi tatap muka dengan memperketat struktur protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Simulasi tatap muka ini dilakukan sebab dirasa Kota Surabaya telah memasuki zona hijau. Hal ini disampaikan langsung oleh Sudarminto selaku Kepala Bidang Sekolah Menengah Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

"Ini karena Surabaya sudah hijau, di samping itu tidak ada jeleknya kita menyiapkan diri sewaktu-waktu untuk anak-anak masuk supaya sekolah tidak gagap" ungkapnya saat di temui di SMPN 3 Surabaya.

Nantinya simulasi tersebut akan berlangsung selama 4 hari ini. Simulasi tersebut dilakukan sebagai gambaran, saat pelaksanaan tatap muka dengan protokol kesehatan selama berada di sekolah.

Seperti teknis para siswa masuk dan pulang sekolah, siswa menuju kamar mandi, dan fasilitas lain di lingkungan sekolah, proses belajar mengajar, hinga teknis guru masuk dan pulang sekolah.

"Hal-hal seperti itu yang ingin saya lihat di SMPN 3 ini. Bila sudah ada gambaran utuh, maka itu yang akan saya evaluasi" ujarnya.

Persiapan sekolah tersebut telah tentukan dengan melakukan pemetaan pada 5 wilayah dan terpilihnya 21 sekolah menengah pertama negeri dan swasta. Gugus tugas dari 21 sekolah juga telah kumpulkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk dilatih management resiko.

"Kepala sekolahnya kita minta untuk menyempurnakan protokol kesehatan, baik itu selama disekolah, dari rumah ke sekolah, dan dari sekolah ke rumah" terangnya.

Menurut Sudarminto, Guru dan karyawan sekolah harus dilakukan pengecekan kesehatan, seperti riwayat kesehatan, dan rapid.

"Sebab hal ini menyangkut keselamatan peserta didik. Maka harus steril dulu sebelum di rekomendasikan untuk tatap muka" katanya.

Sementara itu, PLT Kepala Sekolah SMPN 3 Ahmad Sya'roni juga mengatakan bila pihaknya telah mengatur jam masuk dari setiap jenjang kelas di lingkungan sekolah.

SMPN 3 sendiri hanya akan melaksakan kegiatan belajar mengajar selama satu hari dengan durasi 6-7 jam dengan maximal 4 mata pelajaran. Untuk 1 mata pelajaran sendiri, nantinya hanya berdurasi selama 30 menit.

Murid SMPN 3 sendiri nantinya akan masuk pada pukul 07.00 pagi untuk kelas 9, pukul 07.30 pagi untuk kelas 8, dan pukul 08.00 pagi untuk kelas 7.

"Untuk masuk sekolah kami berikan jeda 30enit untuk masing-masing kelas, kami juga mengatur jadwal masuk siswa dengan absensi ganjil-genap dengan total 1.078 siswa di SMPN 3" terangnya.

Ahmad Sya'roni juga memaparkan adanya kurikulum yang dipangkas hingga menghapus jam istirahat di lingkungan sekolah.

"Kurikulum juga di rampingkan, diambil menteri yang esensial. Mata pelajaran jam dikurangi. Tatap muka yang biasa 40 menit menjadi 30 menit. Kami juga tidak menyediakan istirahat, kami berikan ijin makan untuk makanan berat, maka bisa ke ruangan khusus dan akan di awasi oleh pengawas" ucapnya.

Pihak SMPN 3 nantinya juga akan memberikan kuesioner untuk merekap riwayat penyakit peserta didik beserta orang tua, dengan mengijinkan anak-anak untuk sekolah atau tidak.byt

"Bekerjasama dengan dinsos juga bila ada data siswa yang orang tua atau kerabat uang terpapar. Bila orang tua tidak memperbolehkan maka tidak kami paksa, namun sistem pembelajaran akan tetap menggunakan daring" pungkasnya.

Tag :

Berita Terbaru

Harga Minyak Goreng Kemasan dan Cabai, Naik

Harga Minyak Goreng Kemasan dan Cabai, Naik

Senin, 24 Agu 2026 07:04 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:04 WIB

SURABAYAPAGI.com – Mayoritas komoditas pangan mengalami kenaikan harga. Komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain beras, cabai, daging sapi d…

KopDes Dicarikan Dana Peremajaan Sawit Rakyat

KopDes Dicarikan Dana Peremajaan Sawit Rakyat

Senin, 24 Agu 2026 06:59 WIB

Senin, 24 Agu 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bisa terlibat dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan K…

Stasiun Surabaya Gubeng, Rangking 4 Diminati Wisman

Stasiun Surabaya Gubeng, Rangking 4 Diminati Wisman

Senin, 24 Agu 2026 06:57 WIB

Senin, 24 Agu 2026 06:57 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 96.940 wisatawan mancanegara (wisman) menggunakan kereta api jarak jauh pada Juli 2026. A…

Berbagai Kebijakan Prioritas Presiden akan Dipacu 

Berbagai Kebijakan Prioritas Presiden akan Dipacu 

Senin, 24 Agu 2026 06:55 WIB

Senin, 24 Agu 2026 06:55 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah terus memperkuat fondasi perekonomian nasional di tengah tingginya ketidakpastian global saat ini. Langkah ini diiringi dengan u…

Industri Bahan Peledak Nasional, Dikembangkan

Industri Bahan Peledak Nasional, Dikembangkan

Senin, 24 Agu 2026 06:54 WIB

Senin, 24 Agu 2026 06:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Dahana (Persero) resmi meluncurkan Electronic Detonator dan mengoperasikan kembali Pabrik Booster dalam rangkaian Dahana Connect 2026 di S…

Lomba Rakyat Demokrat di Ponorogo, Emak-emak Adu Seru Rayakan Kemerdekaan

Lomba Rakyat Demokrat di Ponorogo, Emak-emak Adu Seru Rayakan Kemerdekaan

Minggu, 23 Agu 2026 19:55 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 19:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Nanas, Kelurahan Keniten, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur,…