Insentif Dicabut, Pemkab Gresik Kembali Tarik Retribusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pedagang buah di Pasar Baru Gresik Kota tengah memilah buah yang mulai membusuk.SP/jatimnet
Pedagang buah di Pasar Baru Gresik Kota tengah memilah buah yang mulai membusuk.SP/jatimnet

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kepala Seksi (Kasi) Peredaran Barang dan Perlindungan Konsumen Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Subadriyah menyampaikan langsung jika Pemkab Greik kini mulai melakukan adaptasi saat memasuki masa transisi kehidupan normal baru. Insentif retribusi yang diberikan kepada para pedagang pasar di Gresik selama pandemi covid-19 resmi tidak diperpanjang.  

Dukungan insentif berupa pembebasan biaya retribusi bagi pedagang pasar di Gresik berakhir. Terhitung berlaku sejak bulan Agustus ini, para pedagang harus membayar retribusi.

"Insentif berupa pembebasan retribusi itu hanya berlaku selama tiga bulan yaitu bulan Mei, Juni dan Juli. Untuk bulan Agustus karena kondisi perlahan sudah mulai normal, kami mulai memungut lagi retribusi," kata Subadriyah, Selasa (4/8/2020).

Selama pemberian insentif pembebasan retribusi kepada para pedagang, pendapatan Pemkab Gresik turun hingga Rp 800 juta per bulan.

Adapun jumlah penerima insentif ini sebanyak 4.183 pedagang yang ada di tujuh pasar yang dikelola Pemkab Gresik. Penerima insentif pembebasan retribusi ini juga dinikmati oleh PKL yang ada di Alun-Alun Gresik, Pujasera Ibnu Sina dan GKB serta pasar Senggol Gresik.

Badriyah berharap dengan tidak diperpanjangnya insentif pembebasan retribusi ini membuat pedagang dan PKL semakin mandiri dalam menjalankan usahanya. Karena bagaimanapun, hasil dari retribusi ini kembali ke masyarakat seperti digunakan untuk program pembangunan daerah.

“Kami juga harus mengejar ketertinggalan pendapatan melalui sektor yang lain," tutupnya.

Sementara menurut salah satu pedagang di Pasar Baru Gresik, Sumarni mengaku bahwa dagangannya masih belum 100 persen ramai didatangi pembeli. Ia mengatakan, meski sudah buka lama namun para pembeli selama pandemi covid-19 belum sepenuhnya ramai. Barang dagangannya pun masih menumpuk di stan miliknya.

"Masih belum ramai gara-gara corona. Tapi kalau ditarik retribusi bagaimana lagi, mau nolak ya tidak bisa," pungkas Sumarni.

Sementara itu, warga Kabupaten Gresik yang dinyatakan positif Covid-19 bertambah 35 orang pada Selasa (4/8). Di hari yang sama juga ada tambahan sebanyak 39 warga positif Covid-19 dinyatakan sembuh, dan 1 Pasien Covid-19 meninggal dunia.

Dengan begitu, total keseluruhan warga Gresik positif Covid-19 sebanyak 1.932 orang. Dengan rincian, sembuh sebanyak 1.223 pasien, dan 148 positif Covid-19 meninggal. Kemudian, suspect 55 orang, dan suspect diisolasi 55 orang.

Sekretaris Satgas Pencegahan Covid-19 Gresik Tarso Sagito, SH MHum mengungkapkan, tambahan 39 pasien sembuh berasal dari Kecamatan Benjeng 3 orang dari Desa Kedungrukem 1, Jogodalu 1, dan Metatu 1. Kecamatan Cerme 3 orang dari Desa Betiting 1, Morowudi 1, dan Padeg 1. Kecamatan Driyorejo 6 dari Desa Sumput 1, Kesamben Wetan 1, Tanjungan 2, dan Karangandong 2.

Kemudian, Kecamatan Dukun 1 orang dari Desa Mentaras, Kecamatan Gresik 3 orang dari Kramat Inggil 1, Sidorukun 1, dan Tlogopojok 1. Kecamatan Kebomas 8 dari Desa Kedanyang 2, Kembangan 2, Ngargosari 1, Dahanrejo 1, Randuagung 1, dan Kebomas 1.

Selanjutnya, Kecamatan Manyar 6 orang dari Desa Sukomulyo 1, Yosowilangon 3, dan Suci 2, dan Kecamatan Menganti 9 orang dari Desa Pelemwatu 2, Hulaan 2, Setro 2, Boboh 1, Bringkang 1, dan Sidowungu 1.

"Sementara 1 konfirmasi positif Covid-19 meninggal dari Desa Sidokumpul, Kecamatan Gresik," ujar Tarso didampingi Kabag Humas dan Protokol Reza Pahlevi, Selasa (4/8).cit12

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…