Fasilitasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Koperasi Sustono, memberikan sambutan saat acara fasilitasi usaha mikro kecil dan menengah di Hotel Sumekar Kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman.
Kepala Dinas Koperasi Sustono, memberikan sambutan saat acara fasilitasi usaha mikro kecil dan menengah di Hotel Sumekar Kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman.

i

SURABAYAPAGI, Sumenep -  Kepala Dinas Koperasi, dan Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) Kab. Sumenep, menggelar acara Fasiltasi usaha Mikro melalui Klinik KUMKM Fasilitasi usaha kecil dan Menengah, pada Rabu 12 Agustus 2020 bertempat di Hotel Sumekar  Kab. Sumenep.

Kegiatan Fasilitasi itu berlangsung selama dua hari, sebanyak 50 orang yang terjaring usaha Mikro melalui klinik KUMKM itu di bagi menjadi dua tahap, yakni tanggal 12-13 Agustus 2020.

“Untuk kegiatan di tahap pertama sebanyak 25 peserta adalah wirausaha yang sudah berjala, sementara pada tanggal 13 bagi usaha pemula”. Kata Kepala Dinas Koperasi Kab Sumenep, Sustono kepada Surabaya pagi, Rabu  (12/08).

Menurut Sustono, bagi pelaku usaha mikro kecil dalam kaitan ini adalah bagaimana semangat kewirausaahaan itu bisa tertanam baik bagi usaha pemula maupun wirausaha yang sudah berjalan, “Adapun pentingnya diadakan pembinaan tersebut agar pelaku usaha melakukan kemandirian dan tidak tergantung kepada instansi maupun lembaga” tegasnya.

Yang di maksud kemandirian sambung Sustono, adalah kemandirian dalam bentuk jenis usahanya, kemandirian dalam bentuk pemasaran dan kemandirian dalam bentuk kemasan, “Sebab banyaknya produk UMK itu banyak di Kab. Sumenep, sehingga di perlukan adanya kemandirian tersebut “ kata Sustono.

Sustono melanjutnya, pelaku usaha bisnis memiliki keahlian dalam membangun usaha komunikasi (canneling)dengan para pelaku usaha lainnya, sehingga jalinan kerjasama antara pelaku usaha itu terus dibangun, sehingga berdampak kepada kemandirian lokal yang kab. Sumenep inginkan itu bisa tercapai.

Kalau pelaku sudah mandiri, maka akan ada istilah UMK naik kelas dari mereka belajar jadi terbiasa, dari terbiasa menjadi terampil dan dari  terampil menjadi ahli,  “Sehingga dengan sendirinya akan muncul wiranya, wira itu artinya adalah diri sendiri, sementara usaha adalah jenis bisnisnya, jadi nanti akan terlihat dari kemandirian usahanya dan tidak mentergantungkan kepada pemerintah” pungkasnya .Ar

 

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…