Pemkot Surabaya Fasilitasi Penghuni KCVRI ke Perumahan Veteran Pakal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo, saat mengunjungi Kantor Sekretariat KCVRI, Selasa (18/8).SP/ALQ
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo, saat mengunjungi Kantor Sekretariat KCVRI, Selasa (18/8).SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sejak tahun 2015, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah memfasilitasi para pejuang atau veteran yang sebelumnya tinggal di bangunan Kantor Sekretariat KCVRI (Korps Cacat Veteran Republik Indonesia), Jalan Rajawali No. 47 Surabaya ke Perumahan Veteran Pakal. Ini salah satu bentuk perhatian dan penghargaan pemkot kepada veteran (anggota KCVRI) yang telah banyak berjasa dalam Kemerdekaan Indonesia.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo, saat mengunjungi Kantor Sekretariat KCVRI, Selasa (18/8). "Sejak tahun 2015, (anggota KCVRI) sudah difasilitasi oleh ibu wali kota pemindahan ke perumahan Veteran Pakal, jumlahnya ada 14 KK penghuni di KCVRI," kata Anang sapaan lekatnya.

Menurut dia, selama ini Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sangat intens kepada para veteran. Salah satunya dengan memfasilitasi anggota KCVRI berupa perumahan di Pakal dengan status pinjam pakai. Bahkan, dahulu ketika KCVRI mengadakan kegiatan terkait kepahlawanan, pemkot juga membantu. "Itu salah satu bentuk perhatian Ibu Wali Kota kepada para veteran,” jelas dia.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua KCVRI Surabaya, Didik Rudianto mengatakan, dalam tiap tahun KCVRI rutin mengadakan kegiatan terkait kepahlawanan. Nah, untuk mendukung berlangsungnya kegiatan itu, KCVRI mengajukan bantuan anggaran kepada Dinsos Surabaya.

“Jadi Dinsos banyak membantu kami untuk kegiatan kami per tahun itu. Tapi, pada tahun 2018, karena kami ada yang mengalami musibah, jadi kita hentikan (kegiatan) sampai sekarang ini. Jadi dua tahun sudah vakum kami tidak mengadakan kegiatan,” kata Didik.

Didik menjelaskan, bahwa Kantor Sekretariat KCVRI merupakan aset milik Kodam V Brawijaya. Meski demikian, Pemkot Surabaya melalui Dinsos juga banyak membantu ketika KCVRI mengadakan kegiatan. "Saat ini yang merawat Kantor Sekretariat KCVRI adalah ahli waris atau generasi penerus,” ungkap dia.

Sementara itu, terkait pemberitaan di media yang menyebutkan bahwa subsidi listrik di Kantor Sekretariat KCVRI dicabut oleh Pemkot Surabaya sejak tahun 2018, Didik menegaskan, bahwa itu tidak benar. “Jadi saya klarifikasi, tidak ada yang namanya pemutusan (listrik) oleh Pemkot Surabaya, itu keliru. Justru kita banyak dibantu oleh pemkot," tegas dia.

Apalagi, kata Didik, status pengelolaan tanah dan bangunan Kantor Sekretariat KCVRI juga bukan menjadi kewenangan Dinsos atau Pemkot Surabaya. "Jadi bukan kewenangannya Dinsos. Bangunan kantor Sekretariat KCVRI pengelolaannya di bawah Kodam V Brawijaya," katanya.

Didik menambahkan, bahwa bangunan ini dulu pernah ditempati sebanyak 14 KK veteran anggota KCVRI. Nah, sejak tahun 2015, Pemkot Surabaya telah memberikan fasilitas kepada anggota KCVRI berupa Perumahan Veteran Pakal. “Dulu (Kantor Sekretariat KCVRI) ditempati 14 KK, sekarang tinggal 3 orang (ahli waris) yang merawat bangunan ini termasuk yang pegang kunci gedung ini,” pungkasnya. Alq

 

Berita Terbaru

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Dampak Rupiah Melemah, Harga Obat di Bondowoso Mulai Alami Kenaikan Bertahap

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondosowo - Melihat fenomena nilai rupiah terhadap dolar yang melemah, ternyata turut berdampak pada kenaikan harga sejumlah obat di apotek…

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat fenomena gelombang tinggi di laut selatan yang mencapai sekitar 2,5 meter membuat mayoritas nelayan di kawasan pesisir…

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya PT Jatim Parkir Center (JPC) memperpanjang izin parkir di Jalan dr. Soetomo terancam menemui jalan buntu. Pengacara Edy S…

Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Musibah, Pemkab Sumenep Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Musibah, Pemkab Sumenep Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Selasa, 16 Jun 2026 11:31 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan…

Tradisi Larung Tumpeng di Laut, Wujud Syukur Nelayan Pacitan Sambut 1 Muharam

Tradisi Larung Tumpeng di Laut, Wujud Syukur Nelayan Pacitan Sambut 1 Muharam

Selasa, 16 Jun 2026 11:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Ratusan nelayan dan masyarakat di Pacitan, menggelar Larung Tumpeng di perairan Samudera Indonesia, sebagai tradisi pergantian…

Tradisi Jamasan Pusaka, Bentuk Penghormatan Warisan Leluhur Sambut 1 Suro

Tradisi Jamasan Pusaka, Bentuk Penghormatan Warisan Leluhur Sambut 1 Suro

Selasa, 16 Jun 2026 11:18 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sejumlah masyarakat Jawa masih melestarikan tradisi jamasan pusaka sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur,…