Masuk Zona Merah, Pemkot Malah Gelar Konser Musik Seminggu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana kegiatan tampilan kesenian di alun-alun Surabaya. Rabu (19/8).SP/SP
Suasana kegiatan tampilan kesenian di alun-alun Surabaya. Rabu (19/8).SP/SP

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kota Surabaya pada  10 Agustus lalu, dari zona merah berubah ke zona oranye. Namun, 9 hari berselang, Kota Surabaya kembali menjadi zona merah. Hal itu bisa dilihat secara langsung di website Covid19.go.id yang dikelola secara resmi  Satgas Covid-19, Kamis (20/8). Ironisnya, meski kembali masuk ke zona merah, Pemkot Surabaya malah nekat menggelar konser musik selama satu minggu. Itu bersamaan dengan peresmian alun-alun baru.

Melalui akun Instagram resmi Pemkot Surabaya, Bangga Surabaya, mem-posting kegiatan tampilan kesenian di alun-alun selama satu minggu. Yakni, mulai Kamis (20/8) hingga Selasa (25/8). Dalam sehari, diadakan kegiatan selama enam jam di sana. Mulai pukul 15.00 WIB, hingga 21.00 WIB. Mulai penampilan musik band, musik keroncong, srimulat, jaranan, musik patrol, musik KPJ, dan musik jazz.

Rabu (19/8) sendiri sudah diadakan kegiatan kesenian di sana. Yaitu, campursari, wayang kulit, reog, musik angklung, musik KPJ dan stand up comedy. Acara itu dihadiri ratusan orang. Dan sayangnya di sana tanpa ada pysical distancing sehingga sangat rawan adanya kluster baru penularan covid-19. Akun Instagram aslisuroboyo juga sempat memotret kegiatan itu dari atas atau menggunakan drone. Masyarakat yang hadir duduk jejer secara lesehan.

Media ini kemudian mencoba melakukan konfirmasi ke Kadis Kominfo Pemkot Surabaya M. Fikser terkait mengapa pemkot masih nekat menggelar konser musik padahal Surabaya saat ini sudah masuk zona merah kembali? Sayangnya telepon serta pesan singkat yang terkirim sama sekali tidak dia respon.

Diketahui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan plaza atas Alun-alun Surabaya yang berada di Kompleks Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo tepat Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Kemerdekaan RI. Kompleks alun-alun ini akan difungsikan sebagai wadah kegiatan para pegiat seni budaya di Surabaya.

Sejak awal menjabat sebagai Wali Kota, Tri Rismaharini (Risma) mengaku bercita-cita ingin membuat wadah atau ruang khusus bagi para pegiat seni dan budaya di Kota Pahlawan.

Konsep bangunan Alun-alun Surabaya ini tak hanya berfungsi untuk wadah pertunjukkan kesenian. Namun, anak-anak Surabaya yang ingin mengembangkan bakat dan minat di bidang kesenian dapat memanfaatkan bangunan tersebut.

Apalagi, kompleks Balai Pemuda ini juga dilengkapi dengan Gedung Balai Budaya, Perpustakaan, Rumah Bahasa dan Matematika. "Anak-anak nanti bisa belajar menari di sini, bermain musik di sini dengan aman. Saya berharap ruangan ini bisa digunakan maksimal. Jadi itu mimpi saya," katanya.

Dalam peresmian itu, dihadiri Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya, pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, serta Tim Ahli Cagar Budaya. Bahkan, maestro seniman asal Kota Pahlawan juga hadir dalam momen tersebut di antaranya, Cak Kartolo, Ning Kastini, Cak Lupus Arboyo dan Cak Suro.

Sementara itu, Kabid Bangunan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya, Iman Krestian mengatakan untuk areal basement atau bawah tanah, saat ini masih terus dikerjakan.Pemkot tengah mengebut agar maksimal akhir tahun ini rampung. "Masih proses, kita upayakan bulan November bisa selesai," kata Iman.

Berita Terbaru

Hadapi Kekeringan, Pemkab Situbondo Tambah Distribusi 5.000 Liter Air ke Desa Terdampak

Hadapi Kekeringan, Pemkab Situbondo Tambah Distribusi 5.000 Liter Air ke Desa Terdampak

Rabu, 02 Sep 2026 13:31 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Untuk memenuhi kebutuhan air bersih kebutuhan warga terdampak kekeringan tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa…

Demi Keamanan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Disesuaikan Jalur SUTET

Demi Keamanan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Disesuaikan Jalur SUTET

Rabu, 02 Sep 2026 13:23 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti jalur SUTET pada lokasi lahan yang akan dibangun Sekolah Rakyat (SR), Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung…

Lewat Program ACT, Dinkes Tulungagung Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa

Lewat Program ACT, Dinkes Tulungagung Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa

Rabu, 02 Sep 2026 13:18 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Melalui program Assertive Community Treatment (ACT), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, komitmen untuk memperkuat…

Tekankan Pembangunan TPA Mrican, Pemkab Ponorogo Masih Tunggu SK Kemenhut

Tekankan Pembangunan TPA Mrican, Pemkab Ponorogo Masih Tunggu SK Kemenhut

Rabu, 02 Sep 2026 13:16 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti terbitnya Surat Keputusan (SK) Kementerian Kehutanan terkait penggunaan lahan proyek yang masih proses tunggu,…

Ekspor Jatim Turun 5,33 Persen, Impor Naik 16,56 Persen hingga Juli 2026

Ekspor Jatim Turun 5,33 Persen, Impor Naik 16,56 Persen hingga Juli 2026

Rabu, 02 Sep 2026 12:32 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur sepanjang Januari-Juli 2026 bergerak b…

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat inflasi Jawa Timur pada Agustus 2026 mencapai 3,32 persen secara tahunan (…