Pengusaha Sepatu Sukses yang Pernah Tidur di Jalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemilik Exodos57 dan GR Company, Gally Rangga. SP
Pemilik Exodos57 dan GR Company, Gally Rangga. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Bandung - Gally Rangga dikenal sebagai pengusaha sepatu yang melahirkan tiga brand sepatu lokal terkenal, Wayout, Exodos57, dan GR Company. Karya-karyanya diminati banyak kalangan, mulai dari seniman hingga Presiden.

Bukan hanya Indonesia , tapi konsumen mancanegara, seperti Singapura, Jepang, Kanada, Brazil, hingga Amerika Serikat juga memburu kreasi Gally.

Meski kini terlihat amat sukses dengan usahanya, namun semua pencapaian itu tidak didapat dengan mudah. Gally bahkan pernah mengamen di bus Damri ekonomi dan malamnya menjadi tukang parkir.

“Ngamen di bus. Dari halte ke halte. Kalau malam iseng jadi tukang parkir di Jalan Merdeka, pernah juga markir di Blok M Jakarta."

"Tidur juga di halte, dimana saja, yang penting bisa tidur,” ucap dia.

Di tengah kerasnya hidup di jalanan, ia tetap melanjutkan sekolahnya. Ia mengikuti ujian persamaan SMA di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Bandung. Ia belajar, berteman, aktif di GGM, hingga bisa tinggal di sana. Gally pun tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ).

Tanpa sadar, Gally mencintai jalanan, menyukai kehidupan kaum marjinal. Ia belajar banyak hal dari kerasnya hidup di jalanan.

Ia sempat berjualan kaos, dan kemudian gagal. Lalu, karena menyukai sepatu, tahun 2010 ia mencoba membuat sepatu di Cibaduyut, Bandung. Setahun kemudian, 2011, dengan modal nyali dan kemauan yang kuat ia berbisnis sepatu.

“Mulai bisnis sepatu modalnya Rp 2 juta, itu pun dari (uang) PO. Terus saya punya teman di kulit sepatu, jadi bisa ngutang,” tutur dia.

Ia kemudian meluncurkan brand pertamanya, Wayout yang juga berarti jalan keluar dari kehidupan sebelumnya. Lewat brand-nya ini, Gally mengaku ingin memberikan contoh pada anak jalanan lainnya, bahwa siapa pun bisa mendapat kehidupan yang lebih baik asal ada kemauan.

Antusiasme yang besar membuat 1.000 sepatu Kearifan Lokal 1 dalam produksi lanjutan, juga ludes dalam waktu sekejap. Kini, bisnis Exodos57 sudah autopilot. Anak kedua dari tiga bersaudara ini pun membuat inovasi baru di masa pandemi Covid-19.  Dsy12

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…