Sebanyak 9 Pegawai Satpol PP Positif COVID-19, Kantor Tidak Tutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Satpol PP Pemkab Blitar. SP/ DECOM
Kantor Satpol PP Pemkab Blitar. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kasus COVID-19 di Pemkab Blitar kembali bertambah. Hari ini 9 Anggota Satpol PP Pemkab Blitar terkonfirmasi positif COVID-19. Namun kantor tetap buka dan beraktivitas seperti biasa.

Kepala Satpol PP Kabupaten Blitar, Rustin Tri Setyobudi mengatakan, kantor di Jalan Semeru tersebut tetap buka, namun ada sebagian pegawai bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Kantor tetap buka, layanan dan pengawalan tetap berjalan. Hanya kantor dibersihkan, disemprot disinfektan pagi dan sore. Jadi tidak bener kalau ada yang bilang kantor Satpol PP ditutup itu," tegas Rustin, Senin (24/8/2020).

Hasilnya tes swab dari ke-9 yang terkonfirmasi positif tersebut baru diterima Sabtu (22/8) dan tergolong orang tanpa gejala atau asimptomatik. Saat ini mereka semua sedang menjalani isolasi mandiri di gedung LEC yang disediakan Pemkab Blitar, khusus bagi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa gejala.

Dengan bertambahnya 9 anggota Satpol PP Pemkab Blitar yang terkonfirmasi positif, maka total ada 11 pegawai di kantor tersebut yang terpapar virus Corona. Namun dua anggotanya, telah selesai masa isolasinya. Dan 8 di antaranya merupakan warga Kota Blitar.

Sebenarnya, melalui surat nomor 443.33/2133/409.104.3/2020, Dinkes Pemkab Blitar merekomendasikan kantor Satpol PP Pemkab Blitar ditutup mulai tanggal 23 sampai 25 Agustus 2020.

Namun Rustin menilai, kantor tidak perlu ditutup karena semua yang berdinas saat ini dalam kondisi aman. Artinya, mereka telah di menjalani swab massal dan hasilnya diketahui negatif.

"Yang saat ini berdinas itu saya jamin 100 persen aman. Kami sudah di swab massal dan hasilnya negatif. Karena setelah dua anggota saya ketahuan positif pertama itu, ada tes swab massal gelombang dua. Nah sambil nunggu hasil, kami sudah lakukan isolasi mandiri selama 10 hari. Dan yang dinas hari ini, itu yang hasilnya negatif semua," pungkasnya. Dsy2

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…