UMKM Harus Gotong Royong Bangkit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana produksi UMKM bidang usaha krupuk di Sidoarjo, Selasa (1/9/2020). SP/sugeng
Suasana produksi UMKM bidang usaha krupuk di Sidoarjo, Selasa (1/9/2020). SP/sugeng

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai unjung tombak ekonomi bangsa harus tetap mampu bertahan di tengah guncangan pandemi covid-19. Untuk itu, UMKM harus bergotong royong agar sektor ekonomi di tingkat regional atau Indonesia bisa menghidupi para masyarakat yang terdampak Covid-19 hingga akhir Agustus 2020 ini.

Akademisi dan praktisi UMKM Sidoarjo, Samsul Hadi mengapresiasi UMKM di tengah pandemi ini terus bertahan dan tetap survival, bagaimana kita semua dengan gotong royong bersama-sama terus bergerak menumbuhkan rasa kepercayaan bahwa kita mampu melewati ini semua, menumbuhkan UMKM yang sehat tangguh dan handal,” kata Samsul yang juga Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Sidoarjo, Selasa (1/9/2020).

Dia menambahkan bahwa dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini, dampak yang di alami bangsa ini sangat luar biasa. Bahkan tidak hanya bangsa Indonesia saja, tapi berbagai negara lain yang terdampak Covid-19 juga merasakan hal yang sama.

“Semua mengalami keterpurukan di berbagi sector kesehatan ekonomi pendidikan social budaya. Dalam sector kesehatan kita sangat berharap betul kepada dokter perawat sebagai garda terdepan dalam kesehatan, sector pendidikan kita sangat berharap kepada ibu/bapak guru sebagai pahlawan pendidikan serta tidak lupa walimurid garda paling berjasa dalam pendidikan dalam massa pandemic covid 19, begitu pula sector ekonomi kita sangat berharap kepada UMKM, koperasi sebagai ujung tombak pahlawan ekonomi bangsa kita” ucapnya.

Menyikapi terpuruknya UMKM, Pemerintah Daerah Sidoarjo memastikan kemudahan perizinan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di sisi lain, pelaku UMKM juga disarankan lebih kompetitif dari sisi kualitas produk dan inovasi pemasaran.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo M Edi Kurniadi memastikan akan mempermudah pengurusan bagi pelaku UMKM. Tujuannya agar bisa memacu pelaku usaha semakin semangat dan membantu menggenjot perekonomian daerah.

Ia mengaku, edukasi tentang pemasaran terus dilakukan. Dari ratusan ribu UMKM di Sidoarjo, Jawa Timur, hanya sekitar 7.000 UMKM yang aktif. Namun demikian, dia memprediksi di 2020 jumlah UMKM di Sidoarjo akan terus mengalami kenaikan. "UMKM memang harus bisa bersaing dengan menjual produk berkualitas," ujar Edi, kemarin.


Pelaku Usaha Menjerit

Anggota DPRD Sidoarjo Hj Mimik Idayana mengaku, ia mendapat keluhan dari pelaku UMKM Sidoarjo yang menurun omzetnya karena terdampak pandemi Covid-19. Dia menyarankan, pelaku UMKM bisa lebih kreatif di era 4.0 saat ini. Karena persaingan usaha semakin ketat.

"Pelaku usaha harus semakin kreatif menghadapi sejumlah persaingan yang semkain ketat," kata Hj Mimik Idayana.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo ini meminta pelaku usaha bisa memanfaatkan perkembangan teknologi dengan baik. Mulai dari pemasaran lewat media sosial, hingga inovasi teknologi informasi yang lainnya. "Pelaku usaha harus bisa berbenah memanfaatkan kemajuan teknologi yang sudah pesat," kata Hj Mimik yang membina puluhan UMKM ini.

Hj Mimik juga mendorong pemerintah daerah peduli terhadap nasib UMKM Sidoarjo. Menurutnya, ekonomi kerakyatan akan bisa tumbuh jika UMKM bisa terus menggeliat. Pendampingan harus diberikan maksimal. Mulai dari pemberian pelatihan hingga modal.

"Sehingga kualitas produknya bisa meningkat dan berstandar internasional," tambahnya.

Keluhan lain yang dia terima para pelaku UMKM adalah masalah sulitnya menjual produk di tengah pandemi Covid-19. "Permasalahan pelaku UMKM membuat pemasaran dan penjualan produknya seret. Apalagi saat ini persaingan usaha semakin ketat. Ditambah lagi dampak Covid-19 yang membuat pelaku usaha keteteran," katanya, kemarin.

 

Bantuan Belum Menyentuh Masalah Utama

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Wilayah Sidoarjo, Ahmad Roid menyatakan upaya Pemerintah Pusat yang akan memberikan bantuan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) senilai Rp 2,4 juta per UMKM se-Indonesia, termasuk di Sidoarjo sangat ditunggu pelaku UMKM. "Hal itu guna meningkatkan produktivitas UMKM di tengah masa pandemi demi memulihkan perekonomian di Indonesia, bantuan tersebut akan sangat berguna bagi para pegiat UMKM di Sidoarjo untuk mendongkrak produktivitas mereka," kata Ahmad Roid.

Namun di sisi lain, ia juga menyebutkan nilai tersebut setara dengan bantuan sosial tunai (BST) yang digelontorkan pemerintah senilai 600 ribu selama empat bulan yang sifatnya hanya bisa mengcover kebutuhan pelaku usaha mikro.

Sedangkan untuk para pelaku usaha kecil dan menengah, Ahmad Roid menyebut kebutuhannya melebihi bantuan tersebut. Namun, dirinya tetap mengapresiasi kehadiran pemerintah di tengah-tengah pelaku usaha saat masa pandemi saat ini.

Oleh karena itu ia menyarankan agar ada pendampingan saat bantuan tersebut didistribusikan. Agar penggunaannya lebih tepat sasaran.

“Banyak dari mereka yang kehabisan modal karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Lah agar bantuan tersebut bisa digunakan untuk menghidupkan UMKM, maka harus ada pendampingan agar bantuan itu tidak habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tandasnya. sg

Berita Terbaru

BTT Meroket Tak Wajar hingga 576 Persen, ‎Telan Porsi 31,6 Persen di APBD Perubahan

BTT Meroket Tak Wajar hingga 576 Persen, ‎Telan Porsi 31,6 Persen di APBD Perubahan

Rabu, 26 Agu 2026 22:10 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 22:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Sejumlah fraksi DPRD Kota Madiun mempertanyakan lonjakan signifikan pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam rancangan Perubahan…

Menko Muhaimin Tekankan Perlindungan Asuransi PMI Tak Boleh Setengah-Setengah

Menko Muhaimin Tekankan Perlindungan Asuransi PMI Tak Boleh Setengah-Setengah

Rabu, 26 Agu 2026 21:20 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 21:20 WIB

SurabayaPagi, Malang - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar meminta perlindungan asuransi bagi Pekerja Migran Indonesia…

Luncurkan Perintis Berdaya Connect di Batu, Menko Muhaimin Perkuat Ekosistem Pemberdayaan Ekonomi

Luncurkan Perintis Berdaya Connect di Batu, Menko Muhaimin Perkuat Ekosistem Pemberdayaan Ekonomi

Rabu, 26 Agu 2026 20:57 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 20:57 WIB

SurabayaPagi, Batu - Pemerintah mendorong optimalisasi aset dan ruang publik untuk memperluas akses pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Koordinator Bidang…

PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Sistem Lewat Siaga Kelistrikan Dukung Launching Program PLTS 100 GWp

PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Sistem Lewat Siaga Kelistrikan Dukung Launching Program PLTS 100 GWp

Rabu, 26 Agu 2026 19:33 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 19:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan sistem…

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Rabu, 26 Agu 2026 19:29 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 19:29 WIB

SurabayaPagi, Jembrana - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak…

Toyota Perluas Pilihan Elektrifikasi di GIIAS Surabaya, Land Cruiser 300 Hybrid EV Jadi Sorotan

Toyota Perluas Pilihan Elektrifikasi di GIIAS Surabaya, Land Cruiser 300 Hybrid EV Jadi Sorotan

Rabu, 26 Agu 2026 18:54 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Toyota-Astra Motor (TAM) menghadirkan sejumlah model kendaraan terbaru pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (…