Pengelolaan Pasar Rakyat, Kadisprindag Kab Sumenep Diminta Bertanggungjawab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Desa Pamolokan Kab. Sumenep, Rahmat di Kediamannya di Desa Pamolokan. SP/ Ainur Rahman
Kepala Desa Pamolokan Kab. Sumenep, Rahmat di Kediamannya di Desa Pamolokan. SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kepala Desa Pamolokan Kab. Sumenep, Rahmat mengatakan, terkait Pengelolaan Pasar Rakyat di Desa itu, Kadisprindag gak bakalan berani komentar karena pemerintah daerah itu tidak memiliki payung hukumnya terkait pengelolaan pasar rakyat yang dibangun di desa, katanya kepada Surabaya pagi Kamis,(03/9/2020).

Menurut Rahmat, Pemerintah Daerah sudah banyak mengambil keuntungan dari pengelolaan pasar Rakyat. “Bayangkan saja, sejak dikeluarkannya permendagri pada tahun 2007 sampai sekarang, pemerintah daerah mengambil keuntungan dari pasar bukan hanya miliyaran tapi sudah triliyunan, bahkan uang itu gak jelas alirannya kemana,” tegasnya.

Makanya sambung Rahmat, sebagai masyarakat harus tegas membaca persoalan kebijakan pemerintah. “Jangan hanya tinggal diam, sebab kehancuran suatu negara atau pemerintahan karena diamnya orang yang baik, saya tidak akan mundur dalam memperjuangkan hak rakyat yang dirampas," ujarnya.

Oleh karena itu Rahmat mengatakan ingin berdiskusi dengan Bupati Kab. Sumenep, Dr. Abuya Busyro Karim, terkait pengelolaan Pasar Rakyat yang ada di Kecamatan dan di Desa-desa agar pengelolaan itu dikembalikan ke Desa. “Tujuannya supaya desa sejahtera dan masyarakatnya merasakan dampak dari pasar desa tersebut,” tegasnya.

Selain itu kata Rahmat,   pihaknya ingin duduk bareng dengan Ketua Komisi II anggota DPRD kab. Sumenep, untuk mempertanyakan Perda terkait pengelolaan Pasar Rakyat tersebut, lebih-lebih kepala perindustrian dan perdagangan (Kadisperindag) Kab. Sumenep.

"Saya hanya ingin tahu payung hukumnya saja, makanya saya menunggu klarifikasi dari Bupati Sumenep, Ketua DPRD dan Kepala Disprindag kab. Sumenep, “ pungkasnya.

Secara terpisah, Kadisperindag Kab. Sumenep, Agus Dwi Saputra, belum bisa di temui diruang kerjanya. Kata salah satu stafnya Agus Dwi Saputra sedang keluar.Ar

Berita Terbaru

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Program Penjaminan Polis amanat dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2026 paling lambat diselenggarakan pada Januari 2028. Kepala Eksekutif…

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mengutip Cartoq, ada dua model menarik yang sedang dipersiapkan Toyota, yakni Toyota Innova Hycross atau Innova Zenix dengan harga lebih…

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga mobil baru yang semakin mahal membuat kendaraan roda empat dengan banderol Rp100 jutaan kini semakin jarang ditemukan. Namun, Daihatsu…

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - 3 merek beras fortifikasi ditarik dari peredaran. Hal ini dikarenakan kandungan gizi dalam ketiga merek besar fortifikasi tersebut tidak…

Wadirut GOTO, Bergaji Miliaran Mundur

Wadirut GOTO, Bergaji Miliaran Mundur

Selasa, 01 Sep 2026 07:22 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatan Wakil Direktur Utama (Wadirut). Surat…

BANK ARTHA GRAHA “SAKAREPE DEWE”

BANK ARTHA GRAHA “SAKAREPE DEWE”

Selasa, 01 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:17 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Judul ini saya rangkum dari fakta dan alat bukti. Bukan asumsi , apalagi opini. Saya dibikin susah oleh…