3 Jenderal Ditugaskan Presiden Tangani Covid-19 di 9 Provinsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Luhut Binsar Pandjaitan (kanan); Letjen Doni Monardo (tengah); 
Terawan Agus Putranto (kiri).
Luhut Binsar Pandjaitan (kanan); Letjen Doni Monardo (tengah); Terawan Agus Putranto (kiri).

i

Pemerintah Siapkan Dana Rp 3,5 T untuk Sewa Jaringan Hotel bagi Pasien Corona

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua jenderal yang menjabat Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo , ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo untuk menekan angka kematian akibat Corona di 9 provinsi. Dua jenderal ini diminta bekerjasama dengan Menteri Kesehatan, Letjen Terawan

Presiden Jokowi memberi target dua pekan untuk membenahi kondisi Corona di 9 provinsi tersebut. "Seperti telah disampaikan Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, telah menugaskan kepada Menko Marves, Bapak Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala BNPB, Bapak Doni Monardo untuk bisa bekerjasama dengan Bapak Menteri Kesehatan, Bapak Terawan untuk dapat menangani kasus COVID-19 di provinsi-provinsi ini," kata Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube Setpres, Selasa kemarin (15/9/2020).

Kesembilan provinsi yang dimaksud adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua dan Bali.

 

Tidak hanya Kematian

Wiku menuturkan target yang diberikan Presiden Jokowi tak hanya soal angka kematian, tetapi juga menurunkan jumlah kasus positif baru dan meningkatkan angka kesembuhan pasien Corona di 9 provinsi tersebut. Wiku kemudian menjelaskan ada beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mencapai target Presiden Jokowi.

"Target yang diharapkan adalah penurunan penambahan kasus harian, peningkatan angka kesembuhan, menurunkan angka kematian. Diminta Presiden agar target ini dapat dicapai dalam waktu dua minggu ke depan," sebut Wiku.

Strategi untuk menekan angkat kematian, meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kasus positif itu, papar Wiku, dapat dilakukan dengan cara-cara di antaranya:

Menyamakan data antara pusat dan daerah dalam rangka untuk pengambilan keputusan cepat

1. Melakukan Orasi Yustisi untuk penegakan disiplin protokol kesehatan dengan menggunakan peraturan pidana untuk menindak yang melanggar aturan

2. Peningkatan manajemen perawatan pasien COVID-19 untuk menurunkan mortality rate dan meningkatkan recovery rate

3. Penanganan secara spesifik klaster-klaster COVID-19 di tiap provinsi

"Jadi penanganannya harus lebih spesifik pada daerah-daerah tertentu di provinsi tersebut, berarti di kabupaten/kota, dan juga di dalam kabupaten/kota itu kita akan lihat klaster-klaster yang lebih spesifik ada di mana, dan itu harus ditangani dengan segera," terang Wiku.

 

Rp 3,5 T Sewa Jaringan Hotel

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk menyewa jaringan hotel bintang 2 dan 3 sebagai tempat karantina pasien COVID-19 tanpa gejala. “Pemerintah menyulap 15 hotel di Jakarta untuk menjadi tempat karantina pasien COVID-19,” kata Sri Mulyani.

Kementerian Keuangan sudah menyiapkan anggaran untuk keperluan tersebut.

"Anggaran yang dialokasikan tambahan Rp 3,5 triliun untuk BNPB tentu termasuk antisipasi kemungkinan penggunaan hotel-hotel untuk ruang isolasi pasien," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/9/2020).

 

Tambah Kapasitas Perawatan

Sri Mulyani menambahkan, pemerintah memang terus berupaya untuk menambahkan kapasitas tempat perawatan pasien COVID-19. Di Wisma Atlet sendiri sudah ditambah beberapa tower.

"Jadi sekarang ini kita lihat penggunaan maksimal, termasuk beberapa yang sudah ditetapkn peemerintah seperti gedung-gedung pelatihan yang sekarang digunakan untuk isolasi," ucapnya. n erc, jk

Berita Terbaru

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menanggapi dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terseret kasus manipulasi ekspor…