Nilai Ekspor Jatim Turun 9,48 Persen Selama Bulan Agustus 2020

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi aktivitas di pelabuhan. SP/ ADITYA
Ilustrasi aktivitas di pelabuhan. SP/ ADITYA

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nilai ekspor Jawa Timur pada Agustus 2020 mengalami penurunan sebesar 9,48 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 1,57 miliar dolar AS menjadi 1,43 miliar dolar AS, sesuai catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur.

"Turunnya nilai ekspor Jatim disebabkan kinerja ekspor migas dan nonmigas yang mengalami penurunan. Ekspor sektor nonmigas turun sebesar 6,36 persen, yaitu dari 1,46 miliar dolar AS menjadi 1,37 miliar dolar AS," kata Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan dalam keterangan persnya, Selasa (16/9/2020) kemarin.

Padahal, kata Dadang, ekspor sektor nonmigas menyumbang 96,05 persen dari total ekspor Agustus 2020.

Untuk ekspor migas pada Agustus 2020 turun sebesar 49,99 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 112,67 juta dolar AS menjadi 56,35 juta dolar AS.

"Ekspor migas menyumbang 3,95 persen dari total ekspor Jawa Timur pada bulan ini. Dibandingkan Agustus 2019, nilai ekspor migas turun sebesar 48,60 persen," ujar Dadang.

Negara tujuan utama ekspor nonmigas Jatim, Dadang menyebut Tiongkok adalah negara tujuan utama, disusul Jepang dan Amerika Serikat.

Rinciannya, selama Agustus 2020 ekspor nonmigas Jatim ke Tiongkok mencapai 251,20 juta dolar AS. Sedangkan ekspor ke Jepang dan Amerika Serikat berturut-turut sebesar 235,12 juta dolar AS dan 201,40 juta dolar AS.

Sementara itu catatan impor Jatim, Dadang menjelaskan adanya kenaikan pada Agustus 2020 sebesar 14,37 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 1,38 miliar dolar AS menjadi 1,57 miliar dolar AS, yang disebabkan peningkatan kinerja impor migas maupun sektor nonmigas.

Impor migas pada Agustus 2020 ke Jawa Timur meningkat sebesar 35,28 persen, yaitu dari 167,76 juta dolar AS menjadi 226,94 juta dolar AS, dengan menyumbang 14,42 persen dari total impor Jawa Timur pada Agustus 2020.

Sementara itu impor nonmigas naik sebesar 11,47 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yakni dari 1,21 miliar dolar AS menjadi 1,35 miliar dolar AS, dengan menyumbang 85,58 persen dari total impor Jatim pada Agustus 2020.

"Jika dilihat menurut negara asal barang impor nonmigas, Tiongkok masih tercatat sebagai negara asal barang yang masuk Jawa Timur yang terbesar selama Agustus 2020 sebesar 29,92 persen. Disusul Hong Kong dan Amerika Serikat yang memberikan kontribusi pada pasar impor nonmigas masing-masing sebesar 7,54 persen dan 6,85 persen.

Sementara itu, Dadang menyebut berdasarkan catatan tersebut, neraca perdagangan Jawa Timur selama Agustus 2020 mengalami defisit sebesar 147,10 juta dolar AS, dan secara kumulatif selama Januari-Agustus 2020, neraca perdagangan Jawa Timur masih mengalami defisit sebesar 333,44 juta dolar AS. (adt) 

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…