Lagi Pandemi, Bisnis Turun, Kena Masalah, Pusiiingg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dewi Persik
Dewi Persik

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pendangdut Dewi Persik kembali menjadi perbincangan. Hal itu dikarenakan dirinya yang ngamuk di Instagram miliknya. Dewi ngamuk karena ada dua orang yang bernama Iman dan Ita, mengaku pernah bekerja untuknya dan tidak pernah digaji. Akan tetapi di dalam keterangan foto Dewi Persik, kedua orang itu tak pernah bekerja dengannya.

Cerita berawal ketika Iman dan Ita datang ke kediaman Dewi Persik dan membawa sebuah produk. Ia memang lebih dulu mengenal Ita yang merupakan bagian dari tim penyelenggara konsernya, yang harusnya digelar Agustus lalu.

“Katanya saya tidak pernah menggaji dia. Sedangkan dia tidak pernah kerja dengan saya, gimana saya mau gaji orang yang bukan tim saya,” kata Dewi saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, dikutip Surabaya Pagi di akun Instagram @dewiperssikreal, Rabu (16/9/2020).

Diakui oleh oleh Dewi Persik hubungannya dengan Iman tak lebih seperti teman. Ia bahkan beberapa kali membantu Iman mempromosikan produknya ke selebritis tersohor tanpa dipungut biaya. "Kemarin saya gratisin itu semuanya (promosi) karena saya pikir dia adalah teman saya, 'lagi pandemi neng, lagi nggak ada penjualan' katanya. Produknya dia itu sampai saya jualin ke Abi Ramzi, saya jualin ke Irfan Hakim, saya jualin ke Gilang, dan saya nggak dibayar satu sen pun sama mereka. Tapi mereka bilang kepada semuanya bahwa saya tidak menggaji mereka, lucu kan. Tim bukan ditolong iya," tegasnya.

Sayangnya, apa yang diberikan Dewi Persik ke Iman dan Ita tak mendapat balasan setimpal. Menurut penuturan Dewi Persik, mereka malah memakai namanya untuk berhutang ke beberapa tempat.

"Saya ditagih Kak Wiwi, saya ditagih Mas Sugeng, Ita meminjam uang kepada Wiwi Muslimah, pertama 15 juta, kemudian 20 juta, mengatasnamakan membayar interior Dewi Persik, dengan menangis begitupun Mas Sugeng. Padahal dua orang ini sudah saya bayar 120 juta," lanjutnya.

"Saat ini mereka mengatasnamakan saya kepada klien-klien yang lain, bahwa ada kerjasama dengan Dewi Persik. Makanya saya mengklarifikasi bahwa mereka bukan tim saya. Apabila ada kejadian apapun yang menyangkut nama Dewi Persik, saya tidak bertanggung jawab. Karena merekapun dengan saya masih ada hubungan interior yang belum terselesaikan," ungkap Dewi Persik kesal.

Mereka mengaku punya kerja sama dengan Dewi. Hal ini tentu membuat Dewi merasa perlu untuk memberikan klarifikasi. Sebab dia tak mau ikut bertanggung jawab dengan apa yang diperbuat oleh orang yang mengaku bagian dari timnya tersebut.

Tak berhenti sampai di situ Dewi Perssik juga merasa kesal lantaran namanya tercemar setelah muncul rumor kalau ia cinta mati dengan sosok bernama Iman. Info tersebut ia ketahui dari pedangdut asal Malang, Clara Gopa.

Lebih lanjut, Dewi mengaku sudah menyerahkan persoalan ini pada kuasa hukumnya. Dia tak mau dibuat pusing dengan persoalan tersebut. Namun, dia mengaku ingin agar persoalan ini bisa diluruskan dan segera terselesaikan. “Lagi pandemi, lagi pusing, semua orang lagi pusing, nih, semua bisnis pun lagi turun. Jadi saya nggak mau dipusingin dengan hal-hal kayak beginian. Mereka itu, kan, saya anggap keluarga saya, teman, masa sih kayak begitu,” tutup Dewi Persik. dsy/dr

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…