Ini Motif Pemuda Gorok Leher Kedua Orang Tuanya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban Yasin hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah digorok anak korban. SP/Dwy
Korban Yasin hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah digorok anak korban. SP/Dwy

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Gara-gara tak di izinkan bekerja di luar daerah, seorang remaja tega menggorok leher kedua orang tuanya. Pelaku adalah Adi Murdiyanto Hermanto (27), warga Dusun Kuripan, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Anak terakhir dari tiga bersaudara ini, secara keji menggorok kedua orang tuanya, Yasin (70) dan Muripa (75) pada Sabtu (26/09/2020) malam dengan menggunakan pisau dapur.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldy Hangga Putra mengatakan, setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan juga penyelidikan terhadap pelaku, petugas akhirnya berhasil mengungkap motif pelaku. 

"Dari hasil pemeriksaan pelaku ini kesal lantaran tidak diberikan izin kedua orang tuanya bekerja di wilayah Sidoarjo," jelasnya.

Fifaldy menyebut, terungkapnya motif tersebut didapat dari hasil pendalaman petugas atas serangkaian penyelidikan. "Kesimpulan kita bahwa yang bersangkutan saat itu sangat emosional dan kesal terhadap orang tuanya, diantaranya pelaku ini tidak diizinkan kerja di Sidoarjo," ujarnya.

Menurut Rifaldy, dalam sehari hari pelaku ini bekerja sebagai seorang tukang bubur keliling dan yang menyiapkan segalanya kebutuhan berjualan merupakan ibunya.

Berjalanya waktu, tiba tiba pelaku ini berkeinginan berhenti untuk berjualan menjadi seorang tukang bubur dan memilih bekerja di sebuah pabrik kayu yang ada di Sidoarjo

"Orang tuanya ini tidak mengizinkan, Ini yang menjadi kesalahan munculnya emosi kemudian tersangka Ini akhirnya melakukan penganiayaan terhadap kedua orang tuanya," tegasnya. 

Motif tersebut didapat dari hasil serangkaian pemeriksaan terhadap keluarga, saksi, tetangga hingga pelaku. Selain itu, pihaknya menduga kedua orang tuanya ini khawatir terhadap pelaku. Dilain sisi pelaku merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara. 

"Ini kemungkinan ya orang tuanya itu khawatir karena anak itu tidak ada yang menjaga. Dan informasi dari saudara-saudaranya pelaku ini di manja dan apa maunya sih anak jni memang biasanya harus dituruti,"tandasnya. 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih dirawat intensif di RSU dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Kondisi Yasin, terlihat lebih parah ketimbang istrinya Muripah. 

Pria renta ini harus mendapat perawatan khusus di ruang ICU. Bahkan, ia harus menjalani operasi berat untuk menjahit luka gorokan sedalam 3 sentimeter dan selebar 15 centimeter.

"Kedua pasien ini Sebelumnya dirawat di RS Sido Waras dan dilakukan (Emergency) tindakan darurat di sana diantaranya adalah Hecting yaitu dijahit situasi atau sementara. Saat dibawa ke sini kondisi pasien Glasgow Coma Scale (GCS) kondisi kesadaran baik," ungkap Plt. Direktur RSUD Wahidin Sudiro Husodo, dr. Triastutik Sri kepada wartawan di RSUD Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, Senin (28/9).

Dokter spesialis anak ini menyebut sebenarnya kondisi pasien GCS Yasin kondisi saat itu baik  bukan karena kesadarannya namun karena dia kesakitan sehingga sempat susah berbicara. Kemudian, ditemukan luka di bagian leher sekitar 15 sentimeter dan kedalaman nyaris menyentuh Trakea kurang lebih dua sampai tiga sentimeter.  

"Kemudian ada gelombang-gelombang udara yang masuk dibawah kulit karena luka tadi. Pagi ini pasien sudah dilakukan eksplorasi sebab sempat dicurigai adanya luka di Trakea tenggorokan ternyata tidak putus hanya sedikit dan hasilnya adalah tidak sampai menembus ke dalam," jelasnya.

"Pasien yang bersangkutan juga tidak mengalami trauma Vaskuler hanya jaringan saja dan saat ini sudah dieksplorasi serta dijahit kembali untuk dirapikan dalam kondisi sadar baik, dirawat di ruangan Oka rumah sakit," imbuhnya.

Masih kata Triastutik, keadaan pasien Muripah tim medis menemukan beberapa luka di dagu kanan 10 sentimeter dan dagu kiri 5 sentimeter. Pasien juga mengalami luka di bagian leher dan dada, kemudian tangan kiri, ibu jari dan jari telunjuk.

"Ditemukan Hematom di kepala seperti memar namun mungkin itu karena dibenturkan yang kita tidak tahu yang jelas dan kondisinya baik dirawat di ruangan perawatan," terangnya.

Tim medis telah melakukan operasi  terhadap pasien Yasin untuk memastikan tidak ada luka pada jaringan pembuluh darah sekaligus secara menyeluruh membersihkan luka. Hasil operasi besar, ternyata  tidak ada trauma pembuluh darah dan Trakea tenggorokan juga tidak terkena hanya ada jaringan kecil yang lepas. 

"Kelenjar Tiroid memang kena sedikit hanya di Hecting dijahit dan membaik. Operasinya sudah selesai tidak ada trauma Vaskuler, Trakea hanya jaringan otot," pungkasnya. dwy

 

Berita Terbaru

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI com, Sumenep - Ratusan jamaah menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Haul Almarhum Muhammad Ali bin Sayyid Khotib dan Hasan bin Sayyid…

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ajang lari Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari p…

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dalam momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Lamongan, dirayakan lumayan istimewa…

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Surabaya menggelar Sarasehan Politik yang di hadiri Ketua Umum DPP PPP Muhammad M…

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru.…