Diduga Dana Bantuan Kampung Tangguh Dipolitisir Untuk Menangkan ERJI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Diskusi "Cangkrukan Demokrasi Sehat”, Jumat (2/10/2020). SP/ALQOMARUDDIN
Diskusi "Cangkrukan Demokrasi Sehat”, Jumat (2/10/2020). SP/ALQOMARUDDIN

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dugaan adanya praktek politik anggaran yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya untuk mempersiapkan untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 1. Paslon yang di usung oleh PDI P Eri Cahyadi-Armuji ini merupakan anak emas di Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Pemanfaat anggaran dana APBD yang diduga dipolitisir salah satu contoh anggaran untuk kampung tangguh wani jogo Suroboyo. Sejak pandemi covid-19, April lalu masyarakat berjuang sediri. Selama hampir lima bulan masyarakat menggunakan dana pribadi untuk kampung tangguh dan tidak ada bantuan dari Pemerintah Kota Surabaya. 

Wakil DPRD kota Surabaya Reni Astuti mengatakan saat dirinya melakukan reses  banyak keluhan terkait dengan tidak adanya bantuan dari Pemkot Surabaya untuk dana kampung tangguh untuk memerangi covid-19. 

"Sejak April masyarkat menggunakan anggaran sendiri. Sudah kita dorong Pemkot untuk mengangarkan untuk kampung tangguh, namun tidak direalisasikan," kata Reni saat jadi pemateri di diskusi "Cangkrukan Demokrasi Sehat”, Jumat (2/10/2020).  

Namun setelah lima bulan kemudian saat ada penentuan Paslon, Pemkot Surabaya memberikan dana kampung tangguh. Ini yang menjadi pertanyaan banyak pihak. 

"Kenapa harus 5 bulan kemudian, pemkot mengluarakan perwali terkait dana kampung tangguh. pemehaman saya seharusnya April itu bisa digunakan, lewat belanja tidak terduga. Dimana bulan April itu pas lagi dibutuhkan masyarakat," katanya. 

Ketua Kongres Advokad Indonesia (KAI) Jawa Timur Abdul Malik menghimbau kepada semua pihak untuk ikut mengawasi anggaran Pemkot Surabaya yang dikhawatirkan disalahgunakan untuk kemenangan salah satu calon pilwali Surabaya. 

"Kita harus ikut mengawasi jika ada penyalahgunaan anggaran langsung kita laporkan," katanya. 

 Abdul Malik mengatakan, sejauh ini Pemkot Surabaya, khususnya wali Kota Surabaya Tri Rismahari telah tidak netral dan melakukan penyalahgunaan wenenang. "KPK harus turun, saya pastikan ini banyak penyalahgunaan wewenang oleh Wali Kota Surabaya," katanya. 

 Selain itu, kata dia, terkait dana kampung tanggug ini Abdul Malik mengatakan, seandainya yang direkom oleh PDIP perjuangan adalah Wisnu Sakti Buana, dana tersebut tidak akan direalisasikan. 

 "Berhubung Eri yang direkom, dana bantuan kampung tangguh itu langsung dibuatkan Perwalinya dan bisa direalisasikan. Ini sangat dipolitir oleh Risma," katanya. 

 Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jawa Timur Novli Bernado Thyssen menambahkan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak netral. Banyak bukti yang menggambarkan Risma cenderung berpihak ke paslon Eri-Armuji.

 "Penggunaan Taman Harmoni sebagai tempat pemberian rekom itu sudah contoh nyata bahwa Bu Risma tidak netral," ujarnya.

 Menurutnya, selama ini Risma sebagai Wali Kota Surabaya melakukan perbuatan atau kebijakan yang menguntungkan pasangan calon Eri Cahyadi dan Armuji. Hal ini sudah bertentangan dengan pasal 71 ayat 3 undang undang 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dam wakilnya, Bupati dan wakilnya, dan wali kota dan wakilnya.

 "Wali kota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri maupun di daerah lain terhitung sejak enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon," tandasnya. Alq

 

Berita Terbaru

Berkah Maulid Nabi, Omzet Parcel Buah di Lumajang Naik hingga 50 Persen

Berkah Maulid Nabi, Omzet Parcel Buah di Lumajang Naik hingga 50 Persen

Selasa, 25 Agu 2026 14:01 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi), menjadi berkah tersendiri bagi penjual buah di Lumajang.…

Harga Ikan di Pasar Pabean Surabaya Alami Kenaikan Imbas Cuaca Esktrem Wilayah Perairan

Harga Ikan di Pasar Pabean Surabaya Alami Kenaikan Imbas Cuaca Esktrem Wilayah Perairan

Selasa, 25 Agu 2026 13:53 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu akibat cuaca buruk dan angin kencang yang terjadi di wilayah perairan, mengakibatkan harga ikan laut di Surabaya mengalami…

Perketat Pengawasan, Pemkot Surabaya Bakal Blokir Penerima Bansos Jika Nekat Jual Beras Bantuan

Perketat Pengawasan, Pemkot Surabaya Bakal Blokir Penerima Bansos Jika Nekat Jual Beras Bantuan

Selasa, 25 Agu 2026 13:24 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Meski belum ada kasus terkait penerima bansos, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal mewanti-wanti sebagai antisipasi…

Harga Daging Ayam di Pasar Porong Tembus Rp 43 Ribu per Kg saat Maulid Nabi

Harga Daging Ayam di Pasar Porong Tembus Rp 43 Ribu per Kg saat Maulid Nabi

Selasa, 25 Agu 2026 12:32 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad saw, harga daging ayam potong di pasar tradisional Porong, Sidoarjo, mengalami kenaikan…

Komitmen Perluas Pasar UMKM, Pemkab Madiun Perkuat Kolaborasi Antarwilayah

Komitmen Perluas Pasar UMKM, Pemkab Madiun Perkuat Kolaborasi Antarwilayah

Selasa, 25 Agu 2026 12:14 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 12:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui kolaborasi antarwilayah sekitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, berkomitmen memperluas pasar produk pelaku usaha…

Ratusan Ribu KPM di Surabaya Terima Manfaat Bantuan Pangan Beras 30 Kg

Ratusan Ribu KPM di Surabaya Terima Manfaat Bantuan Pangan Beras 30 Kg

Selasa, 25 Agu 2026 12:04 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya setempat dan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya menyalurkan bantuan pangan pada sebanyak 184…