Kepala Disdik Sumenep Tanggapi Serius Dugaan Pungli

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Drs. Ec. Carto, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sumenep (ft. Ainur Rahman/ SP)
Drs. Ec. Carto, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sumenep (ft. Ainur Rahman/ SP)

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Setelah mencuat pemberitaan mengenai adanya dugaan pungli di dinas Pendidikan kab. Sumenep yang ditengarai dilakukan oleh sekelompok kerja kepala sekolah (K3S) yang ada di kepulauan.

Menanggapi rumor yang berkembang, kepala Dinas pendidikan Kab. Sumenep, Drs. Carto mengakui kalau pemberitaan itu telah melukai dirinya sebagai kepala Disdik kab. Sumenep, sebab katanya dalam setiap pengurusan Nomor Unik Peserta Tenaga kepengajaran (NUPTK) di lembaga pendidikan itu tidak di kenai biaya, jadi gratis, Rabu (7/10/2020).

"Jadi dalam pengurusan NUPTK itu gratis, silahkan urus sendiri ke Dinas " jelasnya

Kepada media Surabaya Pagi, Carto menyampaikan agar dikawal serius persoalan dugaan pungli ini, kasihan guru yang sudah mengabdikan dirinya menjadi seorang pendidik, jadi kasihan jika guru yang masih berstatus sokwan kemudian ditarik uang untuk pengurusan NUPTK yang sifatnya gratis.

"Saya tidak melihat besar kecilnya berapapun yang dipungut, hanya saja jika memang program itu gratis gak usah dipungut biaya, kalau sukarelawan mungkin lebih tepatnya, namun jika nominalnya ditentukan itu bukan sukarelawan.” Tegasnya.

Di katakan Kadisdik pihaknya akan memanggil K3S untuk dimintai keterangan terkait dugaan pungli tersebut, Sebab jika dibiarkan maka akan menjadi virus yang penyebarannya negative.

"Nanti saya akan panggil, K3S Kepulauan untuk dimintai keterangan langsung mengenai pungli tersebut, sebab jika hanya informasi tanpa adanya kejelasan dari yang bersangkutan itu ngampang"  

Oleh karena itu sambung Kadisdik, persoalan ini perlu di lakukan Mediasi untuk mengungkap persoalan tersebut, tujuannya agar tidak ada istilah pungli karena ini pendidikan, yang didalamnya adalah orang -orang yang terpelajar. (AR)

 

Berita Terbaru

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti pascapenahanan SY kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut setelah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan…

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…