Pembangunan Rumah Bersubsidi Kota Probolinggo Mengecewakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu rumah subsidi di Kota Probolinggo. SP/ RB
Salah satu rumah subsidi di Kota Probolinggo. SP/ RB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pembangunan perumahan bersubsidi di Kota Probolinggo menjadi perhatian untuk sejumlah kalangan menengah kebawah sangat kurang diperhatiakn. Salah satunya, karena bangunan rumah dinilai terlalu sempit.

Hal tersebut dijelaskan oleh Plt Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Probolinggo Ririn Meiriat menyampaikan bahwa menurutnya, lahan perumahan di Kota Probolinggo kecil-kecil hal itu beberapa waktu lalu.

“Luas lahan perumahan di Kota Probolinggo itu ukurannya kecil-kecil. Sebagai perbandingan, saya berasal dari Sidoarjo. Di daerah saya rumah rata-rata menempati lahan seluas 90 meter persegi,” ujarnya.

Mengenai masalah luas lahan ini sangat penting sebab, berkaitan dengan kerapatan bangunan. Salah satunya adalah pemenuhan syarat rumah sehat, seperti ketersediaan septictank maupun air bersih.

Ketua Paguyuban Pengembang Perumahan Probolinggo Raya John Herry C. Rondnuwu menjelaskan, luas tanah dan bangunan untuk rumah besubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah sudah ditetapkan pemerintah Pusat.

“Kendalanya bagi pelaku usaha properti untuk menambah luas lahan yaitu, tidak boleh melebihi harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Di Probolinggo ini harga rumah bersubsidi ditetapkan Rp 150 juta,” terangnya.

Dengan tipe bangunan 36/40, luas tanah yang bisa diterapkan di kisaran 60-70 meter persegi. “Bangunan dengan luas tanah 90 meter persegi itu masuk kategori rumah premium. Bukan rumah bersubsidi,” terangnya.

Kendala lain menurut John, saat ini harga tanah di Kota Probolinggo cukup mahal. Bahkan, harga tanah pertama dari petani tidak lagi murah.

Dan solusi untuk mengatasi limbah rumah tangga harus disesuaikan dengan kebijakan daerah seperti septictank komunal. Kemudian untuk rumah di kota diarahkan agar air bersih langsung menggunakan PDAM, bukan air sumur. Dsy15

 

Berita Terbaru

Pemkab Masifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban di PHT Tulungagung

Pemkab Masifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban di PHT Tulungagung

Kamis, 21 Mei 2026 09:35 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 09:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Demi mencegah adanya penyebaran wabah PMK, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, memasifkan pemantauan dan…

Aston Villa juara Liga Europa 2025/26, Unai Emery raih trofi kelima

Aston Villa juara Liga Europa 2025/26, Unai Emery raih trofi kelima

Kamis, 21 Mei 2026 04:50 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 04:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM :  Klub Liga Inggris Aston Villa keluar sebagai juara Liga Europa 2025/26 setelah menaklukkan wakil Jerman, Freiburg dengan skor telak 3-0 …

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Nanti seluruh penjualan ekspor komoditas sawit dan batubara wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai eksportir…

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto mengaku akan mengejar harta para pejabat-pejabat korup yang disembunyikan hingga ke bunker-bunker.Prabowo…

Manajemen MBG Sedang Didandani

Manajemen MBG Sedang Didandani

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden Prabowo Subianto disebut sedang memperbaiki manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya penggunaan anggaran. Upaya tersebut…

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap potensi keuntungan besar yang bisa didapat negara lewat pembentukan badan tersebut. Lembaga…