Wakil Ketua DPRD Ingin Petani Mangga Alpukat di Pasuruan Naik Kelas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad (tengah) saat mengunjungi sentra mangga Alpukat di Pasuruan, Selasa (13/10/2020).
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad (tengah) saat mengunjungi sentra mangga Alpukat di Pasuruan, Selasa (13/10/2020).

i

SURABAYAPAGI,Pasuruan - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anwar Sadad mengunjungi petani mangga alpukat di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa 13 Oktober 2020. Kesempatan inipun dimanfaatkan para petani Mangga dan kepala Desa menyampaikan keinginan agar ada support pemerintah agar bisa naik kelas secara ekonomi.

Anwar Sadad mengatakan, para petani ingin  agar produktivitas produk mangga di Pasuruan bisa mendongkrak ekonomi. Selama ini hal tersebut tidak mudah dilakukan. Terutama bagaimana upaya kualitas pertaniannya terjaga dengan baik. Di sektor produksi misalnya, petani di sentra mangga Pasuruan menyebutkan kurangnya pelatihan membuat pupuk organik. Padahal, banyak bahan baku yang dapat digunakan di sekitar area perkebunan untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

 "Sehingga perlu ada pelatihan mengolah pupuk organik atau kompos. Saya  kira itu sangat penting agar masyarakat, para petani kita tidak tergantung pupuk kimia," tegasnya, Selasa (13/10/2020).

 Kemudian masalah pemasaran, Sadad yang juga politikus Partai Gerindra itu menyebut para petani mangga ini banyak mengeluh kesulitan dalam memasarkan. Mereka hanya terpaku pada cara konvensional melalui pedagang besar.

 "Mereka harus disupervisi, diberi permodalan dan pemasaran. Kalau pemasaran konvensional mereka mengadu kalah banter dengan pedagang. Sehingga mereka ingin kita suport supaya bisa menjual produknya kepada end user," bebernya.

 Sadad berharap Pemprov Jatim memberi fasilitasi yang menjadi keluhan petani mangga. Mulai dari pemupukan, hingga pemasaran yang lebih modern, seperti melalui marketplace. Dengan begitu dapat semakin memperkuat kesejahteraan masyarakat.

 Kepala Bidang Hortikultura Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Raden Bagus Adiwarsa mengaku siap membantu para petani mangga. Tetapi, menurutnya, mereka harus memperhatikan semua aspek mulai dari hulu hingga hilir atau pasca produksinya. Kualitas harus diperhatikan betul untuk merambah pasar yang lebih luas.

 "Hilirisasi jadi tujuan utama agriculture di sektor hortikultura. Ini semua orientasi agar hortikultura di Jatim punya daya saing dan berorientasi ke ekspor," kata Bagus.

 Bagus juga menyarankan, para petani mangga ini menyiapkan produk olahan hasil dari panen. Dirinya yakin dengan ditambah sistem pemasaran yang juga merambah dunia digital, dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

 Sejauh ini, lanjutnya, mangga Pasuruan dalam lima tahun terakhir mengambil peran sentra penghasil terbesar di Jatim. Bahkan hampir 20-30 persen produksi mangga ada di Pasuruan. "Disini diletakkan salah satu plasma nutfah nasional itu ada di Pasuruan dan Mojokerto. Mulai 1900-an jenis mangga ada di sini. Varietasnya atau jenisnya ada disini. Sudah banyak disini," tandasnya. rko

 

 

 

 

Berita Terbaru

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Madiun– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kabupaten Madiun, selalu diwarnai dengan kemeriahan yang k…

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Sempat menjadi buah bibir sebagai destinasi favorit baru dalam beberapa bulan terakhir, justru saat ini pendakian Gunung Carenge…

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program Sangu Sampah yang merupakan program baru di Kabupaten Trenggalek, kini pelajar diwilayah tersebut memiliki cara…

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama 8-23 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan 363.800 liter air bersih kepada warga…

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi target capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) nasional 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih akan…

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Guna mendukung proses pendaftaran produk kopi khas Kecamatan Krucil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mendorong…