Tim Swab Hunter Pemkot Sudah Swab 1.404 Pelanggar Prokes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Swab Hunter melakukan penindakan kepada pelanggar prokes
Tim Swab Hunter melakukan penindakan kepada pelanggar prokes

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sejak dibentuk Tim Swab Hunter, awal Oktober 2020 lalu, hingga Kamis (14/10/2020), sudah 1.404 pelanggar protokol kesehatan yang dilakukan tes swab. Mereka ini para pelanggar yang terjaring operasi yustisi Tim Swab Hunter Kota Surabaya sejak 1 sampai 10 Oktober 2020.

Dari 1.404 pelanggar yang dites swab itu, 805 warga KTP Surabaya, 488 warga KTP luar Surabaya, dan 143 warga tanpa KTP. Dari 1.404 tes swab itu, 819 sepesimen sudah keluar.

“Hasilnya yang positif ada 19 orang. Kemudian yang hasilnya negatif baru keluar sekitar 782 orang, dan hasilnya invalid sekitar 18 orang. Ini menandakan bahwa dari hasil itu bisa terlihat kalau angka penularan cukup terkendali di Kota Surabaya,” ujar Febriadhitya Prajatara Kabag Humas Pemkot Surabaya, Kamis (15/10/2020).

Febri mengatakan, 19 orang yang positif Covid-19 ini langsung diisolasi di Asrama Haji Sukolilo untuk warga KTP Surabaya. Sedangkan warga luar kota ditempatkan di RS Lapangan Indrapura. “Sedangkan yang hasilnya invalid akan dilakukan tes swab ulang sambil isolasi mandiri,” katanya.

Febri menegaskan, meski penularan Covid-19 mulai melandai. Tapi, masyarakat diimbau tetap disiplin protokol kesehatan terutama pakai masker.

“Data kami menyebutkan Covid-19 di Surabaya mulai landai dan terkendali namun ini justru harus diwaspadai jangan sampai kita menjadi terlena ataupun melonggarkan protokol kesehatan terhadap diri sendiri. Kita tetap harus disiplin pada prokes, karena obat terbaik dari Covid-19 ini adalah disiplin dari diri kita sendiri,” katanya.

 

Sasar Kampung-kampung

Sementara itu, operasi yustisi yang dilakukan tim gabungan untuk menyisir pelanggaran Protokol Kesehatan terus dilakukan. Bahkan ditargetkan menyasar hingga kelurahan dan kampung-kampung.

Seperti yang dilakukan tim gabungan operasi yustisi di wilayah Surabaya Utara, oleh tim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Eko Nur Wahyudiono mengatakan, kegiatan ini terus ditingkatkan karena operasi yustisi menjadi salah satu cara efektif untuk mengendalikan angka kasus Covid-19 di Surabaya.

“Kami lebih mengefektifkan lagi karena wilayah Tanjung Perak yang terkena Covid-19 semakin hari semakin berkurang, berkurang terus, jadi jangan tambah lagi. Kalau perlu kita sampai kampung-kampung,” kata Eko.

Ia mengatakan, kegiatan operasi yustisi ke kampung-kampung ini melibatkan 3 pilar pembina desa, yakni Lurah, Babinkantimbnas dan Babinsa. Para pelanggar nantinya dikenai denda dan penyitaan identitas.

“Jadi langsung kita lakukan (tindakan), kalau dari Kecamatan itu kan ada blankonya, kita lakukan penyitaan selama 14 hari. Kalau kena di jalan besar ya bayar denda kan nanti ada hakimnya, ada jaksanya” ujarnya.

Sekadar diketahui, Tim Swab Hunter dibentuk mulai tanggal 1 Oktober. Tim ini melakukan operasi yustisi prokes di berbagai macam wilayah baik itu barat, utara, timur, pusat, dan selatan. Dari masing-masing kecamatan juga bergerak bersama Koramil dan Polsek untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan juga menindak para pelanggar prokes. Para pelanggar prokes terutama yang tidak menggunakan masker itu akan langsung dilakukan tes swab di puskesmas setempat.

“Operasi Tim Swab Hunter akan tetap dilakukan setiap hari. Seperti yang diketahui bahwa Covid-19 ini di seluruh dunia ada dan dari Covid-19 ini membentuk sebuah kebiasaan baru,” katanya.

Berita Terbaru

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan internet masyarakat perkotaan semakin beragam, mulai dari menunjang pekerjaan dan pendidikan hingga mengakses hiburan, a…

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kesejahteraan guru pendidikan anak usia dini dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) menjadi salah satu perhatian dalam program bantuan so…

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan pembongkaran total sisa bangunan liar (bangli) terakhir yang berdiri di lahan proyek r…

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…