Makam Anak Tenggelam di Jombang Dibongkar, Ini Sebabnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses pembongkaran makam korban tenggelam di Kedung Cinet guna dilakukan autopsi. SP/ M. Yusuf
Proses pembongkaran makam korban tenggelam di Kedung Cinet guna dilakukan autopsi. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Peristiwa tenggelamnya seorang anak yang masih duduk di kelas 6 MI di Sungai Kedung Cinet Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berbuntut panjang.

Pasalnya, orang tua korban tidak terima dan merasa ada kejanggalan dalam kematian putranya, MARP (13) warga warga Dusun/Desa Sambongdukuh, RT 2/RW 7, Kecamatan Jombang.

Untuk itu, makam korban MARP di Jalan Brigjen Kretarto, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang dibongkar sekitar pukul 09.00 WIB guna dilakukan autopsi. Pembongkaran dilakukan polisi dengan disaksikan keluarga korban dan pemerintah desa setempat.

Ayah korban, Hadi Sutrisno (42), mengatakan, bahwa saat jenazah disucikan, terlihat ada lebam. Tapi ia tidak tahu, apakah lebam itu dipukul atau memang anaknya karena terpeleset.

"Nah, makanya setelah kita berunding akhirnya kita mintakan visum luar dulu. Kalau autopsi saya siap jika makam anak saya dibongkar setelah saya tahu titik terangnya," katanya, kepada jurnalis, Jumat (23/10/2020).

Hadi mengungkapkan, sebagai orang tua dirinya merasa lega, jika memang anaknya dianiaya dan pelaku sudah ketemu. Dan biar hukum yang menangani.

"Ya bukan apa-apa. Kalau masalah kekeluargaan dan minta maaf, kita tetap terima dengan lapang. Kalau hukum, biar hukum yang berjalan. Biar di lain hari tidak terjadi seperti yang menimpa anak saya," ungkapnya.

Hadi menegaskan, bahwa ia mulai curiga karena teman anaknya yang mengajak tidak muncul kerumah. Pihak keluarganya juga tidak ada. "Dan anak yang kedua mengajak juga tidak kerumahnya," tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Plandaan, AKP Akwan menerangkan, bahwa saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pembongkaran makam korban untuk dilakukan autopsi. "Masih proses autopsi oleh pihak Forensik RS Bhayangkara Kediri," terangnya.

Terkait peristiwa tersebut, Akwan menjelaskan, bahwa pihaknya sudah memeriksa dua teman korban, yaitu AHR dan MA. Dari keterangan kedua teman korban ini, korban meninggal karena unsur kesengajaan yang dilakukan oleh salah satu temannya.

"Kami melakukan penyelidikan mulai dari awal sebelum, sesaat, dan sesudah peristiwa korban meninggal. Unsurnya kesengajaan korban dibawa ke Kedung Cinet. Di lokasi dilakukan tindakan yang mengarah ke tindak pidana pembunuhan," jelasnya.

Akwan menandaskan, bahwasanya saat ini polisi sudah menahan AHR di Polres Jombang, karena diduga sebagai pelaku pembunuhan MARP. "Karena pelaku dibawah umur, maka kita limpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Jombang," pungkasnya. (suf)

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…