Reka Adegan Pembunuhan Siswa MI di Jombang, Korban Diinjak Tiga Kali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Reka adegan pembunuhan siswa MI di Kedung Cinet, Kabupaten Jombang.  SP/M Yusuf
Reka adegan pembunuhan siswa MI di Kedung Cinet, Kabupaten Jombang.  SP/M Yusuf

i

 SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Reka adegan pembunuhan terhadap MARP (12), warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang dilakukan oleh AHR (16), digelar oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Jombang. 

Dalam reka adegan tersebut, pembunuhan siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang terjadi di Sungai Kedung Cinet, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan itu, ternyata telah direncanakan oleh tersangka. 

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Satreskrim Polres Jombang, Ipda Agus Setiyani mengatakan, bahwa ada 22 gerakan dalam reka adegan yang digelar. 

"Yang mengakibatkan meninggalnya korban ada di gerakan 16 sampai 18. Motifnya sakit hati dan dendam karena password akun game tidak diberikan oleh korban meski sudah ditebus Rp 200 ribu oleh tersangka," katanya, kepada jurnalis, Selasa (27/10/2020). 

Agus menjelaskan, bahwa secara psikologis, tersangka menyesal atas perbuatan yang ia lakukan sehingga menyebabkan nyawa korban melayang. "Iya, tadi pagi setelah kami tanya, tersangka menyesal," jelasnya. 

Dari adegan yang menyebabkan kematian korban, Agus memaparkan, bahwa korban ditenggelamkan memakai kaki tersangka sebanyak tiga kali. Sedangkan teman yang satu tampak terlihat shock dan gemetar. 

"Jadi teman yang satunya ini tidak tahu sama sekali rencana tersangka. Karena awalnya diajak tersangka hanya untuk foto selfie di Kedung Cinet. Dan saat kejadian, jarak teman satunya ini sekitar dua meter," paparnya.

Menurut keterangan Agus, teman tersangka ini hanya melihat saja kejadian itu. "Karena saat temannya ini hendak menolong korban, tidak boleh oleh tersangka," terangnya. 

Menurut dari keterangan tersangka, ia membuat akun game ini sejak dari MI hingga sekarang sampai level 90. Dan saat membuat game tersebut dilakukan bersama oleh korban. 

"Jadi korban ini tahu kuncinya (password game, red). Karena pelaku lupa, maka tanya kepada korban. Tapi sama korban tidak dikasih-kasih password itu. Hingga akhirnya ditebus sebanyak Rp 200 ribu," terangnya. 

Namun, lanjut Agus, meski telah ditebus Rp 200 ribu, tetapi korban tak kunjung memberikan password game itu. Sehingga timbul dendam sakit hati. "Jadi tersangka sudah berkali-kali meminta, tapi sama korban tidak dikasihkan," ujarnya. 

Terkait keluarga korban yang tetap akan memaafkan, namun dari segi hukum akan terus berlanjut. Dan mungkin nanti sifatnya hanya meringankan (hukuman) tersangka. 

"Dengan adanya kejadian seperti ini, kami menghimbau kepada orangtua dan semuanya saja agar mengontrol anak-anak. Apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini anak-anak selalu memegang hp," tukasnya. 

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 76 C, Juncto Pasal 80 ayat 3, dengan ancaman hukuman minimal 5 dan maksimal 15 tahun penjara. suf

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…