Ciplukan, Tanaman Liar yang Mampu Obati Diabetes Melitus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ciplukan. SP/ Desy
Ciplukan. SP/ Desy

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ciplukan merupakan tanaman liar yang banyak tubuh di sawah kering, dan kebun. Ciplukan bisa tumbuh subur di daerah dataran rendah dengan ketinggan maksimal 1550 di bawah permukaan tanah. 

Pohon ciplukan punya bunga dengan bentuk unik berwarna kuning. Sedangkan, buah ciplukan berbentuk bulat berwarna hijau kekuningan saat masih muda.

Berdasarkan hasil analisis berabad-abad, ternyata ceplukan memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi.

Bahkan kandungan vitamin C buah cipulukan lebih tinggi dari buah anggur. Oleh karena itu, buah ceplukan dapat dimanfaatkan sebagai peluruh air seni (diuretic), menetralkan racun, meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh dan bisa mencegah tumor.

Kandungan nutrisi dan zat aktifnya membuat buah ceplukan berguna sebagai anti virus, anti bakteri, anti hiperglikemi,anti oksidan, anti inflamasi, sitotoksik, analgesik, serta sebagai imunostimulan dan imunosupresan (imunomodulator).

Buah ini juga sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menetralkan racun, anti tumor dan anti kanker, meredakan batuk, peluruh air seni (diuretic), dan untuk meningkatkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh.

Buah ciplukan diketahui juga mengandung vitamin K yang tinggi. Ini bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan kulit dan tulang, mengontrol tekanan darah, dan menurunkan risiko terkena jantung koroner (PJK).

Manfaat buah ciplukan lainnya yang tak kalah penting adalah untuk meredakan diabetes mellitus, menyembuhkan penyakit ayan, menyembuhkan influenza dan sakit tenggorokan, serta mengatasi borok dan bisul.

Tingginya antioksidan dalam buah ini sangat baik untuk menguatkan imunitas tubuh. Mengkonsumsi buah secara rutin juga baik untuk menangkal radikal bebas dan melindungi kulit dan wajah dari paparan matahari.

Daging buahnya yang berwarna kuning oranye juga kaya karotenoid, beta karoten, dan zat lutein. Zat ini berfungsi menangkal bahaya degenerasi makula yang bisa menyebabkan kebutaan pada orang lanjut usia.

Untuk mengobati diabetes melitus cukup dengan ambil pohon ceplukan yang sudah berbuah cabut sampai akarnya, cuci bersih, layukan, setelah layu rebus dengan 3 gelas air hingga airnya tinggal 1 gelas, saring dan diminum 1 x sehari.

Diabetes melitus atau yang lebih akrab dikenal sebagai kencing manis, cukup familiar di tanah air. Tidak sedikit masyarakat yang menderita penyakit diabetes melitus. 

Mengutip dari buku berjudul Care Your Self: Diabetes Melitus, seseorang dikatakan menderita penyakit diabetes melitus bila kadar gula dalam darah lebih besar dari 200mg/dl. 

Penyakit diabetes melitus disebabkan kurang aktifnya produksi hormon insulin dari sel kelenjar langerhans pada organ pankreas. 

Diabetes Melitus disebabkan oleh banyak faktor yakni, keturunan, penggunaan obat-obatan tertentu, pola hidup tidak sehat, dan obesitas. Dsy4

 

 

Berita Terbaru

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setiap hari Senin Polisi Masuk Sekolah "Police Goes To School, dalam Kegiatan mengikuti Upacara Bendera di setiap sekolah, baik di…

HUT Ke-81, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Aman dan Nyaman

HUT Ke-81, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Aman dan Nyaman

Senin, 28 Sep 2026 16:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tepat peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 pada Senen 28 September 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus …

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral kondisi kucing donasi yang lemas dan tampak tidur terus kini menjadi sorotan. Menindaklanjuti kejadian…

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam memperkuat karakter kemanusiaan generasi muda sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah…

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyamakan pakaian batik dan olahraga untuk siswa SD dan SMP negeri.…

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…