DLHKP Kota Kediri Dorong Wujudkan TPA Regional di Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas pemilah sampah di Lokasi TPA Kota Kediri
Petugas pemilah sampah di Lokasi TPA Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Persoalan sampah di Kota Kediri sudah menjadi perhatian serius bagi semua kalangan. Pasalnya kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kota Kediri hanya mampu bertahan beberapa tahun kedepan. Hal itu membuat DLHKP Kota Kediri mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membangun TPA Regional di Kabupaten Kediri.
 
Kepala DLHP Kota Kediri Didik Catur mengatakan, jika pihaknya cukup lama mengajukan TPA Regional ini. Pertimbangannya jika TPA Regional tersebut terealisasi maka dapat membantu dalam menampung sampah di Kota/Kabupaten Kediri. Sehingga dapat mengurangi volume sampah yang ada di TPA daerah.
 
"Kita terus mendorong Pemprov Jatim untuk merealisasikan TPA Regional di Kediri. Dan baru pekan lalu dilakukan rapat bersama tim dari Pemprov Jatim untuk melakukan persiapan Feasibility Study (FS) atau Uji Kelayakan. Kita berharap TPA Regional bisa terealisasi secepatnya," katanya, Selasa (10/11/2020).
 
Dalam rapat terbatas dengan pemrakarsa FS Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Cipta Karya Pemprov Jatim, dihadiri instansi terkait seperti Balai pemukiman wilayah, Bakorwil dan Satker terkait dilingkungan pemerintah Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. Hasilnya dari FS tersebut daerah wajib melakukan sosialisasi dan meminta masukan dari masyarakat tentang rencana keberadaan TPA Regional.
 
"Dari beberapa tempat yang diusulkan, kelihatanya mengerucut di Desa Mojo atau Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Kemarin dari koordinasi dengan pihak Kabupaten Kediri kelihatannya juga tidak ada penolakan," terangnya.
 
Menurutnya TPA Regional ini nantinya digunakan untuk pembuangan dan  pengelolaan sampah dari wilayah baik Kabupaten dan Kota Kediri. "Saya menyarankan agar sistim di TPA Regional itu nantinya ada pengolahan sampah organik menjadi kompos dan bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar," tandasnya. Can

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…