Lihat Peluang Baru, Angga Ramadhan Ajarkan Konsep Video Vertical

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Workshop yang bertema 'Milieu Up Skill 10 Product Still Life Photo & Videography'. SP/BYTA INDRAWATI.
Workshop yang bertema 'Milieu Up Skill 10 Product Still Life Photo & Videography'. SP/BYTA INDRAWATI.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Angga Ramadhan merupakan seorang video producer profesional di Surabaya yang turut digandeng oleh Milieu Creative Space, dengan membuat workshop yang bertema 'Milieu Up Skill 10 Product Still Life Photo & Videography'.

Acara yang di gelar di Milieu creative space ini juga menggandeng alas foto kekinian, Tatakan.id dan Dilmah Tea Indonesia.

Melalui tema tersebut, Angga Ramdhan membuka sesi kelasnya dengan konsep 'Vertical Orientation Anomaly in Modern Motion Pictures Ages'. Melalui kelas tersebut, ia membahas trend dari adanya video vertikal.

Menurutnya, anomali di bidang video vertikal harus merujuk pada histori, dan secara garis besar, anomali merupakan kejanggalan pada sebuah sistem.

"Historinya, saya menyalahkan dua hal. Pertama adalah teknologi dan eqnorisen orang, karena semua orang selalu mengingatkan untuk menggunakan teknik horizontal pada video," ungkapnya kepada Surabaya Pagi.

Pada kebiasaan masyarakat, yang tanpa disadari telah terbiasa menggunakan berbagai macam aplikasi seperti Instagram, Facebook, YouTube, bahkan tiktok membuat Angga Ramadhan mencoba melihat peluang baru yang bisa ditawarkan, khususnya pada dunia komersial iklan.

"Semua filmmaker dan sinematografi itu benci dengan Vertical video, karena aplikasi-aplikasi tersebut terus mengimbraise. Terus berkembang dan tidak bisa jauh dari fakta, bahwa survei google sendiri memberikan data bahwa 50% penikmat video rata-rata adalah smart user. Video Vertical ini sekarang telah ditentukan segmennya, yaitu 50% nah itu yang saya ingin sampaikan ke teman-teman bahwa video vertical ini sudah punya segmennya," terangnya.

Angga ingin membagikan ilmu dari kebiasaan masyarakat yang menggunakan sosial media. Menurutnya masih banyak ranah komersil untuk mengaplikasikan video Vertical untuk membuat sebuah promosi di media sosial.

Angga Ramadhan juga berharap bila, poin wajib menggunakan video vertikal adalah memiliki option production, yaitu opsi kepada client untuk bentuk video antara horizontal atau vertikal.

"Berarti trend sudah berubah dengan sangat cepat. Kelas saya membagikan tips dan trik untuk semua peserta bagaimana membuat video vertikal yang baik. Tidak hanya dengan menggunakan kamera tetapi juga handphone tujuannya agar mereka bisa memiliki opsi yang bisa ditawarkan kepada client," ujarnya.

Sementara itu, Manager Representative Milieu Space, Christie Erin mengatakan bila banyak tuntutan yang dipanggul oleh sebuah produk untuk mencuri hati konsumen. 

"Ilmu yang ada di workshop ini adalah modal besar tidak hanya profesional tapi juga pemilik usaha. Workshop terakhir ini berkolaborasi antara Milieu Space, para mentor, PT. David Roy Indonesia, Dilma Tea Indonesia, Coffesso, dan Toschi, serta Tatakan.id. Saya berharap ini bisa menjadi titik cerah menyongsong 2021," tandasnya. byt

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…