Pandemi, Indah Kurnia Minta Warga Waspadai Pinjaman Online

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sosialisasi pada warga mengenai pengajuan pinjaman online yang legal di desa Tambakrejo Kec Waru, Selasa (24/11/2020). SP/ SUGENG PURNOMO
Sosialisasi pada warga mengenai pengajuan pinjaman online yang legal di desa Tambakrejo Kec Waru, Selasa (24/11/2020). SP/ SUGENG PURNOMO

i

SURABAYA PAGI, Sidoarjo - Masih maraknya warga masyarakat yang jadi korban pinjaman online, mendorong Yayasan Indonesia Wahana Narasi (WaNI) memberikan sosialisasi pada warga mengenai pengajuan pinjaman online yang legal di desa Tambakrejo Kec Waru, Selasa (24/11/2020). 

Ketua Yayasan WaNI, Ade menyampaikan pentingnya acara ini dibuat agar tidak semakin banyak warga yang terjebak pada pinjaman online illegal. "Bersama dengan tim rumah aspirasi Indah Kurnia yang anggota Komisi XI DPR RI, acara ini mengedukasi masyarakat selama masa pandemi Covid-19 agar tidak terjebak pinjaman online ilegal," ujar Ade. 

Salah satu anggota tim rumah aspirasi Indah Kurnia, Vicky menjelaskan bahwa salah satu cara sederhana untuk mengidentifikasi aplikasi pinjaman online yang legal adalah menampilkan logo OJK pada aplikasi dan saat menginstal aplikasi tidak meminta persetujuan untuk mengakses kontak dan ID.

Endang Kasihati dan Eko Abidin keduanya warga Desa Tambakrejo mengaku menjadi korban pinjaman online ilegal. "Saya sekitar tahun 2019 ditawari pinjaman online lewat sebuah aplikasi dan karena waktu itu ekonomi kepepet, saya ngajukan pinjaman Rp 1 juta dan langsung cair," katanya.

Namun, begitu terlambat membayar dua bulan, utang pinjaman membengkak jadi Rp 30 juta. "Terus terang saya tak bisa melunasinya, akhirnya saya diteror lewat telepon, bahkan nama saya juga dijelek-jeleknya kepada saudara, teman dan kolega sehingga saya malu," kata Endang.

Hal sama juga disampaikan Eko Abidin, bahwa lantaran pinjaman online yang dia dapat Rp 1 juta tak bisa dibayar tepat waktu, maka dia juga mendapat ancaman, teror dan hinaan dari pihak pemberi pinjaman. "Kami mau bayar tunai, namun mereka tak mau dan minta pembayaran via transfer. Terus terang cara mereka menyebarkan hinaan dan cacian membuat nama baik saya tercemar, kami mau laporkan ke polisi tapi tak tahu terlapornya, karena mereka tidak menyebutkan identitas dan alamatnya, makanya saya kapok ajukan pinjaman online ilegal," katanya.

Terhadap jeritan hati masyarakat yang jadi korban pinjaman online ilegal, anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia meminta masyarakat bijak menghadapi maraknya pinjaman online yang ditawarkan melalui aplikasi atau Finansial Teknologi (Fintek) selama masa pandemi ini. 

Indah Kurnia meminta masyarakat agar berhati-hati menghadapi aplikasi pinjaman online karena ada yang tidak terdaftar di OJK sehingga Fintek tersebut tidak terdeteksi. Karena tidak terdaftar di OJK, Indah menyebut susah mengatur pihak kreditur, dalam hal ini pemilik aplikasi pinjaman online.

Karena itu bersama OJK, pihaknya ikut berupaya memberikan edukasi yang massif kepada masyarakat. Tujuannya masyarakat lebih sadar dan bijak menghadapi maraknya produk keuangan melalui aplikasi online atau Fintek ini.

"Kalau menempatkan (menyimpan) uang di bank resmi. Kalau meminjam uang juga di tempat yang resmi dan yang sudah dilegalkan oleh OJK, begitu juga kalau membelanjakan uang selama pandemi ini harus memprioritaskan yang paling perlu saja, jangan konsumtif," pinta anggota DPR RI dari PDIP asal Dapil Surabaya-Sidoarjo itu. 

Pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan) pada Oktober ini Satgas kembali menemukan dan memblokir 206 fintech lending ilegal dan 154 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.  Satgas sejak tahun 2018 s.d. Oktober 2020 telah menghentikan sebanyak 2923 fintech lending ilegal. sg

 

Berita Terbaru

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…