Jagoan Untag Ciptakan Robot Pasien Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Enam Mahasiswa Kampus Merah Putih itu lolos ke babak final Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020. Jumat (27/11/2020). SP/ Kasyfi Fahmi
Enam Mahasiswa Kampus Merah Putih itu lolos ke babak final Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020. Jumat (27/11/2020). SP/ Kasyfi Fahmi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di masa pandemi COVID-19, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) tak segan untuk menggaet prestasi. Enam Mahasiswa Kampus Merah Putih itu lolos ke babak final Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020. Jumat (27/11/2020).

Ke-enam jagoan itu adalah Muhammad Choyrul Anam dari Fakultas Teknik dan lima mahasiswa Fakultas Vokasi, Nugroho Dwi, Fuad Fuji Santoso, Astra Nico Prastyo, Dedi Wahyu Ashari dan Nazzun Fahmi Haryanto. Keenamnya tergabung dalam tim SIOLA dan menjadi satu dari 25 tim yang lolos dalam kategori Kontes Robot Tematik Indonesia.

Pengerjaan Robot yang diberi nama SIOLA  ini hanya berlangsung selama lima minggu. “Awal September sampai minggu pertama November itu kami mulai membuat robot” jelas Ketua Tim SIOLA, Muhammad Choyrul Anam. Robot yang dibuat dapat beroperasi dengan 3 baterai berdaya 12 volt dan dapat dioperasikan secara nirkabel, stik wireless untuk mengontrol robot.

“Robotnya sendiri kami rancang dengan tinggi 1.25 meter, lebar 65 cm dan panjang 85. Bisa menampung beban manusia maksimal 150 kg. Untuk daya sendiri, menggunakan baterai yang bisa dicas jadi tidak harus beli baterai terus,” papar mahasiswa semester 5 ini.

Kontes Robot Indonesia (KRI) rutin digelar setiap tahunnya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Karena terhalang pandemik Covid-19, kontes ini tetap dilakukan secara daring. Covid-19, merupakan tema yang diusung pada tahun ini, “Jadi setiap tahun memang mengangkat isu hangat yang terjadi di Indonesia. Karena tentang Covid-19, panitia memberi tugas agar robot yang dibuat bisa memindahkan pasien positif Covid-19 dari satu ranjang ke ranjang lain tanpa adanya kontak fisik antara  pasien dan tenaga medis. Semua tahapan penilaian, mulai seleksi sampai final kemarin, semuanya online," terang mahasiswa yang akrab disapa Anam itu.

Meski kontes digelar secara daring, namun persiapan yang dilakukan terbilang sangat matang dan kreatif. Terhitung mulai memasukkan proposal pada bulan Agustus, dan diumumkannya pada bulan Agustus juga, tim ini segera dengan sigap merakit robot.

“Sejak bulan Agustus, kami mendaftarkan proposal, diumumkan lolos pada 24 Agustus, kami mulai mempersiapkan dan merancang robot. Finalnya tanggal 20 November kemarin, ada tanya jawab dengan dewan juri. Ngga menyangka juga bisa lolos. Walaupun belum menjadi pemenang, tapi bangga bisa lolos ke nasional," tuturnya.

Dengan rasa optimis dan bangga, ke-enam jagoan Kampus Merah Putih itu ingin selalu membanggakan almamater. Para jagoan itu juga berkomitmen dengan karya-karya kreatifitas robot dan berencana untuk ikut kompetisi robot lainnya dan tahun depan ingin ikut KRI 2021. mbi

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional serta memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan strategis, Komisaris PT PLN (…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…