Berarsitektur Kolonial, Kota Bawah Surabaya Jadi Pusat Kehidupan Dagang dan Pelabuhan di Masa Lalu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jembatan Merah Surabaya. SP/ SBY
Jembatan Merah Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kawasan utara dekat muara Sungai Kalimas yang kini dipenuhi deretan gedung tua berarsitektur kolonial tersebut dulunya merupakan pusat peradaban yang disebut sebagai Kota Bawah atau benedenstad. Cikal bakal pembentukan kawasan ini bermula pada tahun 1743 ketika Pakubuwono II menandatangani perjanjian dengan VOC yang secara resmi menyerahkan kepemilikan wilayah Surabaya kepada pihak Belanda.

Titik ini yang menjadi episentrum baru bagi pusat pemerintahan, markas militer, pelabuhan utama, serta seluruh aktivitas ekonomi makro internasional di Jawa Timur pada akhir abad ke-19. Bahkan, pusat dari kesibukan Kota Bawah ini bertumpu di sekitar Jembatan Merah dan Heerenstraat yang saat ini telah berubah nama menjadi Jalan Rajawali. Dalam bahasa Belanda, nama Heerenstraat memiliki arti harfiah "Jalan Para Tuan". 

Nama ini menjadi sangat akurat karena koridor jalan itu memang dipadati oleh kantor dagang raksasa, lembaga perbankan, gudang komoditas, hingga gedung-gedung administrasi milik pejabat tinggi Belanda.

Secara administratif, ruang lingkup Kota Bawah ini mencakup wilayah Jembatan Merah, Rajawali, Krembangan, Kembang Jepun, Ampel, bantaran Sungai Kalimas, hingga Willemsplein atau yang sekarang dikenal sebagai Taman Jayengrono.

Karakter bangunan di Kota Bawah cenderung berhimpitan dan sangat compact demi efisiensi aksesibilitas menuju pelabuhan dagang utama yang menjadi gerbang ekspor-impor barang. Kontras dengan kemewahan fasilitas yang dinikmati para taipan dan pejabat Eropa di area inti, masyarakat pribumi pada masa itu justru tersingkir ke pinggiran. Kaum bumiputera kebanyakan terpaksa mendirikan pemukiman di kampung-kampung padat di luar batas benteng kota dengan ketersediaan fasilitas sanitasi maupun infrastruktur yang jauh lebih terbatas dan ala kadarnya. sb-03/dsy

Tag :

Berita Terbaru

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Sekolah Rakyat Jawa Timur…

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi keberhasilan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang semakin mengukuhkan…

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mulai menyoroti…

Dari 87 Dapur MBG di Kota Malang, Disnaker-PMPTSP Catat Baru 21 yang Sudah Kantongi SLF

Dari 87 Dapur MBG di Kota Malang, Disnaker-PMPTSP Catat Baru 21 yang Sudah Kantongi SLF

Senin, 08 Jun 2026 14:43 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP)…

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sumenep, Minta Pemkab Perkuat Pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sumenep, Minta Pemkab Perkuat Pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah

Senin, 08 Jun 2026 14:39 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:39 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Demi menghindari kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep meminta pemerintah…

Warga di Area Pasar Surabaya Digegerkan Ular Piton Sepanjang 2 Meter

Warga di Area Pasar Surabaya Digegerkan Ular Piton Sepanjang 2 Meter

Senin, 08 Jun 2026 13:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Warga di Pasar Mangga Dua, Jagir, Surabaya, dibuat kaget dengan kemunculan seekor ular piton sepanjang sekitar 2 meter di area…