SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pilkada Sidoarjo memasuki babak baru, karena dua paslon mengumumkan saling klaim kemenangan. Dua pasangan calon yakni BHS-Taufiqulbar (nomor 1) dan Ahmad Muhdlor – Subandi (paslon 2), sama-sama mengklaim menjadi pemenang dalam Pilkada Sidoarjo 2020.
"Bersyukur Alhamdulillah pelaksanaan pilkada Sidoarjo lancar baik aman demokrasi dan sesuai protokol kesehatan. Semua pihak dukungan luar biasa masyarakat berikan hasil suara sehingga dapat legitimasi yang kuat terhadap hasil pilkada Sidoarjo," kata Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo Hj ANIK Maslachah, Rabu (9/12/2020) malam.
Hasilnya tetap tunggu rekapitulasi penghitungan KPU sekitar sepekan dan tentu sebagai warga negara baik jaga kondusif ada di Sidoarjo "Yang penting menerima laksanakan apapun keputusan KPU nanti," katanya.
Dikatakan, tanpa mendahului hasil hitungan KPU, DPC PKB Sidoarjo mengumumkan hitungan cepat Versi perhitungan DPC PKB. Paslon Nomor 2 mengklaim memperoleh 41 persen suara dengan selisih 4 persen suara dari Paslon nomor 1.
Dari suara masuk 93 persen dengan hasil suara Pasangan calon 1 BHS sebesar 37,58 persen, Paslon 2 Ahmad Mudlor - Subandi meraih 41,57 persen dan Paslon 3 Kelana - Dwwi Astutik meraih 20,85 persen. Ada selisih 3,99 persen dari Paslon nomor urut dua.
“Dari perhitungan yang kita lakukan dengan metode quick Count, Paslon nomor 2 mendapatkan 41 persen suara unggul 4 persen dari Paslon 1 dan 3,” tutur Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo Hj Anik Maslachah.
Hitungan berdasar klaim formulir C1 ini menurut Hj Anik Maslachah, merupakan hitungan yang sudah masuk sekitar 93 persen suara sah.
“Sehingga Paslon yang kita usung, menjadi pemenang,” ujar Anik.
Klaim yang diumumkan PKB ini, ternyata mendapat tandingan dari Paslon BHS-Taufiq yang juga menggelar jumpa pers kemenangan di Posko Diponegoro di waktu yang hampir bersamaan.
Pada Jumpa Pers yang dihadiri langsung BHS-Taufiqulbar dan ketua Partai pengusung ini, Cahyo ketua tim pemenangan menyebutkan suara sah yang diraih Paslon nomor 1 sebesar 41,09 persen. “Data real count formulir C1 yang kita terima dan kita input, Paslon Bambang Haryo Soekartono-Taufiqulbar mendapatkan 41,09 persen suara. Muhdlor Subandi sebesar 37,78 persen, dan Kelana Dwi Astutik 21.14 persen suara,” ujar Cahyo, Ketua Tim Pemenangan BHS-Taufiqulbar.
Cabup Bambang Haryo Sukartono (BHS) didampingi Cawabup Taufiqulbar mengatakan bahwa sesuai hasil perhitungan timnya, pihaknya memenangkan Pilkada Sidoarjo 2020. "Kami berterima kasih pada warga Sidoarjo yang telah memilih kami, ini adalah kepercayaan yang besar dari masyarakat Sidoarjo terhadap kami," katanya.
Menurut BHS, data perhitungan ini, juga diperkuat dengan hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survey, mereka menempatkan Paslon NO 1 memenangkan Pilkada Sidoarjo. sg
Editor :
Moch Ilham
Berita Terbaru
Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…
Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB
SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…
Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB
SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…
Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…
Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…
Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB
SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…