Setengah PAD Madiun Ditopang Pajak, Pemkab Apresiasi Wajib Pajak Patuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anugerah Pajak 2026 Kabupaten Madiun.
Anugerah Pajak 2026 Kabupaten Madiun.

i

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hampir separuh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun ditopang dari penerimaan pajak daerah. Pada 2025, realisasi penerimaan pajak  mencapai 103 persen.

‎Karena itu, Pemkab Madiun memberi apresiasi dengan memberi penghargaan kepada wajib pajak yang dinilai konsisten memenuhi kewajiban. 
‎
‎Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajiban perpajakannya, bahkan sebelum batas waktu pembayaran.
‎
‎Ia mencontohkan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang batas jatuh temponya 30 September. Namun, sebagian masyarakat telah melunasi kewajibannya sejak Agustus.
‎
‎"Ini bentuk apresiasi dari pemerintah daerah kepada wajib pajak yang alhamdulillah masyarakat Kabupaten Madiun luar biasa. Banyak yang sebelum jatuh tempo sudah lunas," ujar Hari.
‎
‎Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak memiliki dampak langsung terhadap pembangunan daerah. Semakin cepat pajak masuk, semakin cepat pula pemerintah dapat memanfaatkannya untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
‎
‎"Kalau anggaran itu sudah masuk di depan kan sudah bisa bermanfaat. Kalau dibayar di belakang, misalnya bayarnya Desember, padahal saat ini kita butuh. Kalau di sini kan sudah bisa dimanfaatkan," jelasnya.
‎
‎Hari menyebut sektor pajak memiliki kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun, yakni hampir 50 persen. Sejumlah sektor yang menjadi sumber penerimaan antara lain PBB-P2 dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
‎
‎"Kami tetap sosialisasi kepada masyarakat setiap saat. Kita tugaskan kepada Pak Camat dan Kepala Desa memberikan informasi kepada seluruh masyarakat," katanya.
‎
‎Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun Yudi Hartono mengatakan, kepatuhan pajak sangat penting karena penerimaan tersebut digunakan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, serta pelayanan kepada masyarakat.
‎
‎"Kita memberikan apresiasi kepada badan, orang pribadi maupun badan yang lain dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hak perpajakannya," terang Yudi.
‎
‎Ia menjelaskan, penilaian penerima penghargaan dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria. Selain ketepatan pembayaran, konsistensi kepatuhan wajib pajak dalam beberapa tahun juga menjadi salah satu pertimbangan.
‎
‎"Kadang-kadang setiap tahun kan patuh meningkat. Tidak selalu patuh, kadang-kadang nanti ditingkatkan lagi kepatuhannya. Kalau ada yang tiga tahun selalu patuh terus, ini menjadi pertimbangan," ujarnya.
‎
‎Bapenda Kabupaten Madiun sendiri mengelola 12 jenis pajak daerah. Beberapa sektor dengan kontribusi penerimaan terbesar antara lain PBB-P2, pajak penerangan jalan, BPHTB, opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
‎
‎Untuk tahun 2026, Yudi mengingatkan masyarakat agar segera memenuhi kewajiban PBB-P2 sebelum batas jatuh tempo pada 30 September.
‎
‎"Harapan kita mudah-mudahan sebelum jatuh tempo semua sudah mencukupi hak kewajiban perpajakannya," pungkasnya.

Tag :

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…