Pandemi Tak Kunjung Usai, Sopir Truk Ekspedisi di Surabaya Kian Merana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption foto: Eko Budi Utomo, salah satu sopir truk PT. Wings Surya saat ditemui di Terminal Nilam Surabaya, Jumat (11/12/2020). SP/Sem
Caption foto: Eko Budi Utomo, salah satu sopir truk PT. Wings Surya saat ditemui di Terminal Nilam Surabaya, Jumat (11/12/2020). SP/Sem

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pasca virus corona (covid-19) menyerang Indonesia diakhir Februari lalu, pendapatan harian para sopir truk di Surabaya ikut berkurang.

Eko Budi Utomo, salah satu sopir truk borongan dari perusahaan Wings Surya mengaku, mengalami pengurangan pendapatan selama beberapa bulan terakhir.

"Parahnya itu digelombang kedua corona, bulan Juni, Agustus," kata Eko Budi Utomi saat ditemui di terminal Nilam Surabaya, Jumat (11/12/2020).

Pengurangan ini terjadi akibat berkurangnya jumlah pengangkutan barang dari pelabuhan ke perusahaan.

"Sebelum corona sehari bisa 1 atau 2 ret, tapi setelah corona ini bisa 3 hari baru 1 ret," akunya

Mengenai biaya pengangkutan sendiri, pria asal Lamongan ini mengaku dibayar dengan harga Rp.200 ribu per sekali angkutan.

"Jadi kalau 3 hari baru sekali angkut, (uang) 200 itu kita olah bagaimana bisa cukup untuk kita dan orang di rumah, ucapnya

"Apalagi saya punya anak 2 orang yang sekarang kelas 2 SD. Belum ditambah dengan biaya listrik dan lain-lain. Jadi berat (biaya hidup) kita mas" tambahnya

Selain dirinya, sopir borongan lain seperti Saiful juga mengeluhkan hal yang serupa. Menurutnya adanya covid-19 ini membuat para sopir truk kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Terpaksa nyari tambahan dari tempat lain untuk mencukupi, entah pinjam atau apa yang penting anak dan istri gak kelaparan di rumah," pungkasnya

Saiful juga berharap agar pemerintah segera mengatasi penyebaran virus covid-19 ini sehingga para sopir truk dapat bekerja seperti sedia kala.

"Ya semoga (covid-19) cepat berakhir saja, jadi pekerjaan kita gak terhambat seperti sekarang" katanya berharap.Sem

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…