Gerilya Laut Armada PLP Tanjung Perak Amankan Laut Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Personil Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak saat persiapan patroli laut. SP/Dokumentasi PLP Tanjung Perak
Personil Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak saat persiapan patroli laut. SP/Dokumentasi PLP Tanjung Perak

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -"Biarkan hidupmu liar dan bebas seperti lautan". Adagium ini seolah menggambarkan tidak ada keteraturan di laut.

Namun kebebasan dan keliaran itu nyatanya dapat diatasi dengan adanya Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). Salah satu unit pelaksana teknisnya (UPT) adalah Pangkalan PLP kelas II Tanjung Perak Surabaya.

Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) kelas II Tanjung Perak Mulyadi SH, MH menjelaskan, tugas pokok dari pangkalan PLP sendiri adalah untuk melaksanakan kegiatan penjagaan laut, penyelamatan, pengamanan perairan laut dan penertiban serta penegakan peraturan di bidang pelayaran.

"Termasuk didalamnya adalah melakukan penyidikan dalam hal tindak pidana perairan," kata Mulyadi saat ditemui di kantor PLP Tanjung Perak Surabaya, Selasa (15/12/2020)

Pangkalan PLP kelas II Tanjung Perak sendiri kata Mulyadi, meliputi perairan Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

"Jadi saban hari petugas kita berpatroli di perairan yang menjadi wilayah kami," katanya

Guna mendukung pengawasan tersebut, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak Surabaya diperkuat 71 orang personil dan lima unit kapal patroli yaitu satu unit kapal kelas I KN. Chundamani, satu unit kapal kelas II KN. Grantin, dan 3 unit kapal kelas III yakni KN.P-306, KN.P-329 dan KN.P-371.

"Saat ini dua kapal kita yakni KN Cundamani dan KN Granti masih berada di luar Surabaya, masing-masing berada di Bali dan Semarang," katanya

Tak cukup puas dengan armada kapal yang ada, Mulyadi mengaku saat ini tengah mengupayakan penambahan 5 unit kapal baru kelas 1.

"Inikan prosesnya berjangka panjang ya mas, kemungkinan 2025 kita sudah memiliki 5 unit itu," akunya

Selain melakukan patroli pengawasan, kapal milik pangkalan PLP Tanjung Perak juga ikut berperan aktif membantu pemerintah dalam mendorong perbaikan ekonomi nasional.

Hal ini dibuktikan dengan adanya dua kapal jenis KN.P 371, KN.P 329 diwaktu bersaamaan melakukan pengawasan ekport perdanana 3  lokomotif dan 15 gerbong kereta api ke Filipina pada beberapa waktu lalu.

"Jadi kita juga turut berperan aktif membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional," pungkasnya.sem

Berita Terbaru

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

SURABAYAPAGI : Amien Rais menyoroti kedekatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto. Amien menilai kedekatan tersebut…

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

SURABAYAPAGI : Berdasarkan data per Mei 2026, program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran telah berjalan selama satu tahun lebih yaitu sejak Januari 2025.…

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI : Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Gerbang Kertasusila masih menyimpan persoalan keamanan pangan. Tim Surabaya Pagi mencatat 33.626 kasus…

Pasangan Selingkuh di Gunungkidul, Disidang Rakyat

Pasangan Selingkuh di Gunungkidul, Disidang Rakyat

Senin, 04 Mei 2026 22:27 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI : Warga memergoki pasangan selingkuh di Gunungkidul. Setelah menjalani sidang rakyat, keduanya disanksi membeli material bangunan untuk…

Richard Lee, Cuek Sertifikat Mualafnya Dicabut

Richard Lee, Cuek Sertifikat Mualafnya Dicabut

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

SURABAYAPAGI : Richard Lee, yang masih mendekam di tahanan mendapatkan kabar sertifikat mualafnya dicabut oleh pengurus Mualaf Centre Indonesia sekaligus…

Dosen Tiduri Mahasiswi, Digerebek Istri, Dihujat Legislator

Dosen Tiduri Mahasiswi, Digerebek Istri, Dihujat Legislator

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

SURABAYAPAGI : Nasib mahasiswi yang digerebek saat bersama Dedek Kusnadi, dosen di Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, hingga Senin (4/5)…