Awas! virus Corona SARS-CoV-2 Inggris di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang pejalan kaki mengenakan masker untuk melindungi diri dari Covid-19, di dekat papan informasi aturan Tier 3 di Newcstle, Inggris, kemarin.
Seorang pejalan kaki mengenakan masker untuk melindungi diri dari Covid-19, di dekat papan informasi aturan Tier 3 di Newcstle, Inggris, kemarin.

i

 

Atasi Mutasi D614G, Plt Wali kota Whisnu Sakti Aktifkan Kembali Kampung Tangguh

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya –Sejak Minggu kemarin (27/12) warga Surabaya, diributkan kabar mutasi virus covid-19 dari Inggris. Bandara Internasional Juanda Sidoarjo, perketat kedatangan penumpang dari luar negeri. Bahkan Plt Wali kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, menginstruksikan warga kota perketat prokes. Sekaligus Kampung Tangguh.

Ini karena ada sinyalemen virus corona SARS-CoV-2 sudah terdeteksi di Indonesia, termasuk di Surabaya. Pemerintah pusat meminta Pemkot Surabaya segera mengantisipasi sinyalemen mutasi D614G penyebab penyakit Covid-19 ini.

Dengan ditemukannya mutasi virus Covid-19, warga kota saat libur tahun baru diminta lebih  waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan. "Warga harus lebih waspada dan taat protokol kesehatan," pinta anggota Komisi C DPRD Surabaya William Wirakusuma di Surabaya, Minggu (27/12/2020).

Varian baru virus Corona ini, pertama kalinya terdeteksi di Inggris di awal Desember lalu. Mutasi Corona ini disebut-sebut 70 persen lebih menular dan menjadi penyebab lonjakan kasus COVID-19 di Inggris.

Jenis varian baru virus Corona ini diberi nama 'VUI - 202012/01' karena varian pertama yang diselidiki pada bulan Desember. Matt Hancock, Menteri Kesehatan Inggris menyebutkan bahwa varian baru virus Corona ini tumbuh lebih cepat dari varian sebelumnya.

Begitu mutasi virus corona ditemukan di Inggris, beberapa negara di Eropa seperti Jerman, Belgia dan Belanda memberlakukan langkah pelarangan penumpang dari negara yang telah mengidentifikasi virus baru tersebut ada. Tidak hanya itu virus corona jenis baru itu dikabarkan sudah masuk ke Malaysia dan Singapura.

Tak lama kemudian, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan mutasi virus corona sudah terdeteksi di sejumlah daerah di Indonesia yakni Surabaya, Yogyakarta, Tangerang, Jakarta dan Bandung.

 

Harus Lebih Ketat

William mengatakan, Pemkot Surabaya harus memperketat jalur perbatasan Kota Surabaya dengan melakukan pemeriksaan lebih ketat lagi dan memberlakukan larangan masuk kota Surabaya bagi penumpang yang berasal dari negara-negara dimana tempat virus Covid-19 jenis baru sudah teridentifikasi.

Selain itu, Pemkot Surabaya harus mengambil langkah cepat agar mengaktifkan kembali Kampung Tangguh. William mengatakan peran warga melalui kampung tangguh juga merupakan bagian penting dalam mencegah persebaran virus Covid-19 di Surabaya. Ia berharap agar para ketua RW mulai mengaktifkan kembali kampung tangguh.

"Belum lagi dampak liburan akhir tahun, banyak warga Surabaya yang pergi liburan. Agar setelah libur akhir tahun Covid-19 tidak tersebar, maka langkah melakukan micro lockdown adalah hal yang sangat penting," ujar Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DPRD Kota Surabaya ini.

Jadi, lanjut dia, begitu di suatu wilayah RT terdapat pasien positif maka semua warga RT tersebut harus diswab dan sementara menunggu hasil swab maka wilayah tersebut di-lockdown. Pemkot Surabaya selama itu memberikan makanan bagi warga tersebut atau RW dan wilayah RT lainnya membantu.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana sebelumnya mengatakan, Pemkot Surabaya bersama Pemprov Jatim sudah menyepakati untuk mengaktifkan kembali Kampung Tangguh di setiap wilayah Kota Surabaya.

Untuk mendukung hal itu, Whisnu menyatakan, bahwa bantuan dana hibah bagi Kampung Tangguh bakal segera cair minggu depan. Hal ini, lanjut dia, diharapkan pula dapat menjadi stimulan bagi warga untuk menjaga kampungnya dari penyebaran COVID-19 saat libur panjang Nataru."Sekaligus kita aktifkan, sambil warga menjaga kampungnya di era masa libur panjang tahun baru ini," katanya.

Menurut sumber di Kemenkes Jakarta, kemungkinan vaksin Sinovac dan Pfizerc tidak akan bisa mengatasi virus covid mutasi dari Inggris. Pemerintah perlu melakukan research atasi virus corona jenis baru ini. an/sb

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…