Dirjen Kebudayaan: Desa 'Miliarder' Sekapuk Jadi Sumber Inspirasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades Sekapuk Abdul Halim saat bersama Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid di HUT Slank ke-37.
Kades Sekapuk Abdul Halim saat bersama Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid di HUT Slank ke-37.

i

SURABAYAPAGI, Gresik - Baru-baru ini, Kades Sekapuk Ujungpangkah Gresik Abdul Halim (AHA) mendapat undangan khusus sebagai narasumber dalam Talk Show HUT Slank ke-37 di Jakarta.

Tidak tanggung-tanggung, selain AHA, Talk Show tersebut juga menghadirkan narasumber Hilmar Farid yang tak lain adalah Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI. Menariknya, ternyata Kades yang berjuluk Ki Begawan Setigi Abdul Halim, pria kelahiran 12 Oktober 1981, adalah “Slanker Sejati”.

Ia justru memilih menjadi Kepala Desa Sekapuk. Semula desanya adalah desa tertinggal di wilayah Gresik, Jawa Timur. Namun dalam kurun waktu kurang lebih 3 tahun masa kepemimpinannya, AHA, sapaan akrabnya, telah berhasil membuat Sekapuk menjadi ‘Desa Miliarder’.

“Saat saya terpilih menjadi Kepala Desa Sekapuk, di Tahun 2017 silam, saya melihat desa ini seperti gelas kosong yang harus diisi. Kemudian saya memilih pendekatan mendasar, yakni merubah mind-set masyarakat dari Desa Tertinggal menjadi Desa Miliarder,” beber Abdul Halim, dalam acara yang dihadiri Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, Pengamat Musik Bens Leo dan Buddy ACe, Penanggung Jawab Acara sekaligus bertindak sebagai moderator.

Fakta ini terungkap, dalam acara Talk Show Live Streaming and Dreaming; ‘Salute To Slank – 37 Tahun untuk Indonesia’, Sabtu, 26 Desember 2020, di Out The Box Cafe, Kawasan Sentra Kota, Pondok Gede, Jakarta Timur.

“Kami di Kementerian punya slogan Merdeka Belajar. Harapan kita desa bisa saling menginspirasi. Nanti kita fasilitasi agar Pak Kades bisa jalan dari desa ke desa untuk menularkan gagasannya,” tandas Hilmar Farid, yang sejak awal sangat mendukung kegiatan Talk Show Salute To Slank, yang sengaja menghadirkan Abdul Halim, sosok inspiratif yang berhasil mengubah mind-set warga desanya melalui beberapa tahapan pendekatan, antara lain; memberi contoh, musyawarah-mufakat dan evaluasi setiap Hair Jumat dan Minggu.

Closing statement Pak Dirjen Kebudayaan, bahwa beliau akan berkunjung ke Desa sekapuk pada awal Januari 2021 untuk memastikan bahwa pendekatan kultural yang sukses dilakukan sang Begawan dalam merubah perilaku masyarakat nya adalah memang fakta dan jika itu benar adanya, maka sang Begawan layak untuk memiliki kesempatan memimpin dengan spektrum yang lebih luas. Bens Leo pun turut mengamini statement membanggakan dari Sang Kades. Slankers yang menyaksikan obrolan talk show di sore hari itu, turut berdecak kagum dan menjadi saksi yang membenarkan status Sekapuk Desa Milyader saat melihat Toyota Alphard dengan plat nomor W 11 IB dikendarai sang Begawan perlahan meninggalkan lokasi acara Salute To Slank.

Untuk diketahui, Deklarasi Desa Sekapuk di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi desa miliarder jadi buah bibir. Apalagi saat kepala desa yang nyentrik berkeliling menggunakan mobil operasional cukup mewah dan viral di media sosial. Selama ini belum pernah ada kepala desa di Kabupaten Gresik naik mobil operasional setingkat Gubernur Jawa Timur.

Pemerintah Desa Sekapuk juga membeli tiga mobil operasional lainnya, serta mobil ambulans standar Covid-19. Kelima mobil itu dibeli dari dana pemdes, hasil dari wisata, serta jual beli makanan ringan di stan yang ada di Desa Wisata Setigi Sekapuk. Padahal tiga tahun lalu Desa Sekapuk tercatat sebagai desa termiskin dan tertinggal di Kabupaten Gresik, tetapi di tangan Kepala Desa Sekapuk yang baru, desa berpenduduk 6.000 jiwa ini bangkit dari keterpurukan di tengah serangan pandemi COVID-19 dan menjadi desa miliarder.

Pendapatan desa lebih dari Rp 4 miliar dicapai hanya dalam 2,5 tahun. Dana desa juga dipakai untuk membeli 56 unit sepeda listrik, yang dipakai anak-anak untuk sekolah. Terkait pengadaan mobil mewah untuk operasional, sang Kades menjelaskan alasannya.

“Terkait dengan mobil, kita bukan masalah mau dikatakan bergengsi atau berlebihan, tapi itu bagian dari apresiasi dan semangat sekaligus bentuk keseriusan, bahwasanya bisa kita dikatakan desa miliarder dengan kemampuan membayar pajaknya tentunya nanti ke depan mulai dari Pemdes dikasih Alphard, kemudian Bumdes Expander, PKK pakai Nissan matic, kemudian wisatanya double cabin, dan juga untuk fasilitas kesehatan berjalan, mobil ambulans Covid,” ujar Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim, Rabu (30/12/2020).

Desa ini juga mempekerjakan sekitar 700 orang warga yang semula pengangguran. Kepala Desa Sekapuk Gresik berharap para perangkat desa tak berpuas diri. Pencapaian fantastis ini terus dijadikan motivasi untuk mensejahterakan seluruh warga setempat. did

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…