Aktivis LMR RI Kabupaten Sumenep Soroti Adanya Kelangkaan Pupuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Amiruddin, Aktivis LMR RI Komda Sumenep.  SP/ Ainur Rahman
Foto : Amiruddin, Aktivis LMR RI Komda Sumenep.  SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI Sumenep - Aktivis LMR RI Komda Sumenep, Amiruddin, menyoroti Kelangkaan Pupuk di beberapa kecamatan di kabupaten Sumenep, hal ini dirasakan setelah dirinya mendatangi beberapa petani yang ada di Desa yang ada di sejumlah kecamatan Kab. Sumenep. 

Dari hasil pantauan, dirinya menemukan di sejumlah titik lokasi yang ada di Kabupaten Sumenep, sejak beberapa bulan terakhir ketersedian pupuk pada tahun 2020 meningkat dibandingkan tahun 2019. "Jadi semestinya kepala dinas pertanian harus benar-benar memperhatikan kelangkaan pupuk di tahun 2020 ini” katanya kepada Surabaya pagi, Senin (04/01/21)

Dirinya mencontohkan salah satu petani di Desa Meddelan Kecamatan Lenteng, yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa ia merasakan kesulitan untuk mendapatkan pupuk jenis urea. “Padahal, lahannya sudah digarap karena memasuki masa tanam dan waktunya untuk dipupuk, bahkan saya sudah tergabung dalam Kelompok Tani namun hanya dapat jatah 1 sak saja” jelasnya.

Dikatakan Amiruddin, kelangkaan pupuk ini menjadikan cemas dengan hasil panen, sebab yang semestinya mendapat jatah 2 sak hanya mendapat 1 sak per orang itu dalam satu kelompok Tani terus bagaimana dengan mereka yang tidak tergabung dalam kelompok tani. 

"Jika sudah tergabung dalam kelompok tani berarti, petani yang terdata di elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok. ( e-RDKK) saja, lalu bagaimana dengan sejumlah petani lainnya yang tidak tergabung dalam kelompok tani " tudingnya.

Pihaknya, akan mengajak berdiskusi dengan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahotbun) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, untuk bisa menjelaskan kelangkaan pupuk ini bersumber dari mana, sebab jika ketersediaan pupuk subsidi bagi petani telah tersusun sesuai dengan e-RDKK, jadi mustahil akan ada kelangkaan pupuk, namun kenyataannya, pupuk di Kab. Sumenep tetap langka.

Makanya, Kepala Dinas pertanian Kab. Sumenep, harus bisa mengambil sikap terkait semakin banyaknya permintaan pupuk bersubsidi dari tahun ke tahun, sebab diakui dirinya ketersediaan pupuk pada tahun 2019 ada penambahan di tahun 2020. “Jadi untuk tahun 2021 kemungkinan terbesar semakin meningkat” pungkasnya .

Secara terpisah, Kepala Dispertahotbun Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto,  belum bisa ditemui di kantornya, kata salah satu stafnya yang bersangkutan sedang ada kegiatan di luar. ar

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…