Imigrasi Jatim Perkuat Pengawasan Orang Asing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto bersama Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Jawa Timur, Jaya Saputra (tengah) bersama jajaran imigrasi/ Foto: Sem
Foto bersama Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Jawa Timur, Jaya Saputra (tengah) bersama jajaran imigrasi/ Foto: Sem

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Memasuki tahun 2021, Pengawasan warga negara asing (WNA) di Jawa Timur (Jatim) menjadi agenda prioritas dari setiap kantor imigrasi Jatim.

Hal ini disampaikan Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Jawa Timur, Jaya Saputra saat wawancara bersama reporter Surabaya Pagi, Rabu (20/01/2021).

"Pengawasan orang asing merupakan agenda kami dalam satu tahun kedepan ini," kata Jaya Saputra.

Peningkatan pengawasan tersebut lanjutnya, berdasarkan Surat Edaran No 2 Tahun 2021 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 yang berlaku sejak 15 - 25 Januari 2021.

Guna memperketat pengawasan, pihaknya menjalin kerjasama dengan berbagai stakeholders khususnya yang tergabung dalam Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) mulai dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten dan kota.

"Salah satu strateginya ya menjalin sinergitas dengan segala unsur mulai dari Polisi, TNI, Dukcapil serta elemen terkait lainnya," katanya.

Tak hanya itu, Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) juga semakin diintensifkan. Ia juga berpesan agar  setiap pemilik hotel, penginapan, atau pengusaha yang mempekerjakan dan kedatangan orang asing, harus melaporkan melalui aplikasi tersebut.

"Tinggal dibuka saja imigrasi.co.id, nanti di dalamnya ada aplikasi itu," akunya.

Sebelumnya, pada 16 Januari lalu Kantor imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak telah mendeportasi WNA asal Singapura karena telah melewati batas izin tinggal atau overstay selama 3 bulan.

"Ya saya dapat laporan itu. Itu salah satu contoh pengawasan WNA (...) jadi kalau ada (WNA) yang melanggar aturan keimigrasian ya akan kami tindak," tuturnya.sem

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…