Sengketa Tanah Wakaf Belum Temui Titik Terang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : H. Nurul Hamzah M.Pd, Ketua Takmir Masjid Lajuh Kelurahan Kepanjin Kab. Sumenep di Balai Kelurahan Kepanjin Jln Pujangga Kab. Sumenep .SP/Ainur Rahman
Foto : H. Nurul Hamzah M.Pd, Ketua Takmir Masjid Lajuh Kelurahan Kepanjin Kab. Sumenep di Balai Kelurahan Kepanjin Jln Pujangga Kab. Sumenep .SP/Ainur Rahman

i

Takmir Masjid Lajuh Mengaku Memiliki Data dari Kedua Orangtuanya

 SURABAYA PAGI, Sumenep - Sengketa tanah wakaf Kelurahan Kepanjin di Jalan Pendekar Kabupaten Sumenep, mulai ada titik terang, setelah para family dan jajaran pengurus takmir Masjid Lajuh menggelar rapat di balai Kelurahan baru di jalan Pujangga kelurahan Kepanjin Kabupaten Sumenep. Kamis,(21/01)

Desas desus kabar yang dihimpun wartawan Surabaya Pagi, bahwa sertifikat tanah kelurahan kepanjin  atas nama takmir Masjid  Anggadipa, jadi diluar wakaf panembahan Somala Sumenep, namun family tetap menyoal asal muasal tanah yang tiba-tiba dibangun seperti rumah pribadi dan area pertokoan. 

Menyikapi hal tersebut, sejumlah famili keluarga bangsawan yang merasa memiliki hak atas nama hak tanah wakaf tersebut  tidak mendukung jika areal lahan tanah wakaf tersebut diperuntukkan secara pribadi meskipun itu bagian dari pengurus Masjid Lajuh. 

Bahkan, sebagian dari Family akan menutup akses jalan jika belum ada titik terang terkait tanah wakaf yang dijadikan areal lahan bisnis dan dikelola secara pribadi, tidak untuk kepentingan family dari keluarga bangsawan. 

Ketua Takmir Masjid Lajuh, H. Nurul Hamzah, M.Pd, mengaku memiliki data kepemilikan tanah wakaf tersebut langsung dari orang tuanya, namun belum diperlihatkan kepada para hadirin dan lurah yang hadir pada kegiatan tersebut.

"Saya memiliki data langsung dari kedua orang tua mengenai kepemilikan tanah wakaf Masjid Lajuh, makanya saya menyampaikannya di forum ini,” jelasnya.

Selain itu, kantor kelurahan lama kepanjin itu dibangun tempat usaha, seperti KUD demi keberlangsungan dan kesejahteraan family dan dikelola Masjid Lajuh melalui takmir Masjid.

"Saya tahu kalau tanah wakaf itu tidak boleh dijual tapi boleh jika di sewakan untuk kemakmuran bersama, makanya itu yang dikelola oleh takmir Masjid," kilahnya.

Untuk diketahui, Pangeran Anggadipa (sepupu Sultan Agung) Adipati Sumenep pengganti Pangeran Cakranegara.Ar

Berita Terbaru

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM) terus mempercepat penanganan…

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…